Pimpinan DPR Larang Dana Bantuan Parpol Untuk Beli Mobil
Agus mengingatkan dana bantuan parpol berasal dari APBN. Karena itu jika sembarangan menggunakan bisa diaudit oleh lembaga independen.
Penulis: Adiatmaputra Fajar Pratama
Editor: Hendra Gunawan
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua DPR RI Agus Hermanto mengimbau kepada semua partai politik tidak menggunakan dana bantuan parpol untuk beli mobil dan kebutuhan pribadi lainnya. Menurut Agus sebaiknya dana tersebut dialokasikan untuk pembinaan dan kaderisasi.
"Jadi kalau untuk beli mobil enggak boleh, beli gedung enggak boleh. Jadi dikhususkan untuk pembinaan," ujar Agus di gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Kamis (6/7/2017).
Agus mengingatkan dana bantuan parpol berasal dari APBN. Karena itu jika sembarangan menggunakan bisa diaudit oleh lembaga independen.
"Jadi harus diaudit oleh lembaga editor independen dan disampaikan ke KPU dan tenunya bisa dilihat di website," jelas Agus.
Politisi Partai Demokrat itu menjelaskan dana bantuan parpol diajukan oleh pemerintah yang akan dibahas di dalam APBN. Sehingga dalam pengajuan itu masuk ke dalam APBN Perubahan 2017 atau Rancangan APBN 2018.
"Terserah pemerintah mau dieksekusi kapan," ungkap Agus.
Sebelumnya diberitakan Tribunnews.com, Pemerintah melalui Kementerian Dalam Negeri rencananya menaikkan dana bantuan partai politik (parpol) menjadi Rp 1.000 per suara dalam pemilihan legislatif (pileg) mendatang. Padahal sebelumnya hitungan per suara hanya Rp 108.
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.