Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

BNPB: Erupsi Gunung Agung Kesempatan Menarik Turis Mancanegara

Sutopo Purwo Nugroho mengatakan bahwa potensi wisata dari Erupsi Gunung Agung sangat bisa dimanfaatkan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in BNPB: Erupsi Gunung Agung Kesempatan Menarik Turis Mancanegara
Tribunnews.com/Fransiscus Adhiyuda
Zona berbahaya yang ditetapkan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) adalah radius 12 Km dari puncak Gunung Agung. Di luar zona itu masih tergolong aman, dan jika terjadi erupsi kemungkinan hanya terpapar abu vulkanik saja. TRIBUNNEWS.COM/FRANSISCUS ADHIYUDA 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho mengatakan bahwa potensi wisata dari Erupsi Gunung Agung sangat bisa dimanfaatkan.

Pasalnya, kata Sutopo, semenjak meningkatnya status Gunung Agung menjadi "Awas" sejak 22 September lalu mengganggu potensi pariwisata di Bali.

Terlebih menurutnya, banyaknya informasi negatif atau hoax yang beredar menyebabkan banyak warga dan wisatawan takut untuk datang ke Bali.

Baca: BNPB: Banjir Biasanya Menggenangi Kampung Pulo Kini Bergeser ke Wilayah Kemang

Padahal, kata Sutopo, zona berbahaya yang ditetapkan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) adalah radius 12 Km dari puncak Gunung Agung.

Di luar zona itu masih tergolong aman, dan jika terjadi erupsi kemungkinan hanya terpapar abu vulkanik saja.

Rekomendasi Untuk Anda

"Justru menjadi kesempatan baru untuk menarik turis lokal maupun mancanegara melakukan Lava Tour Gunung Agung atau menikmati pesta kembang api alam dengan memotret keindahan erupsi Gunung Agung dari titik aman yang telah ditentukan," kata Sutopo saat menggelar jumpa pers di Graha BNPB, Jakarta Timur, Kamis (26/10/2017).

Baca: Jenazah Korban Sulit Dikenali, Polisi Andalkan Tes DNA

Ia mengatakan ada dua sudut pengambilan gambar yang menarik, pertama dari sisi laut yakni berjarak radius 25 Km dari Gunung Agung.

Kedua, dari sisi timur ke utara, keuntungan posisinya adalah melihat lontaran batu pijar dari kawah Gunung Agung pada waktu malam hari.

"Tentunya selalu update rekomendasi dari PVMBG dan BMKG saat melakukan pengambilan gambar. Tetap harus diingat bahwa jarak aman sewaktu-waktu dapat berubah sesuai dengan rekomendasi PVMBG," papar Sutopo.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas