Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Basaria Ungkap Alasan KPK Bolak-balik Periksa Keluarga Setya Novanto

Istri Setya Novanto, Deisti Tagor dan dua anak Setya Novanto dari pernikahan yang pertama Reza dan Dwina setidaknya mereka sudah dua kali diperiksa.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Basaria Ungkap Alasan KPK Bolak-balik Periksa Keluarga Setya Novanto
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan memberikan keterangan terkait penetapan tersangka kepada Pengacara Fredrich Yunadi dan Dokter RS Medika Permata Hijau Bimanesh Sutarjo di gedung KPK, Jakarta, Rabu (10/1/2018). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dalam rentang waktu akhir 2017 hingga awal 2018 ini, setidaknya sudah bolek balik penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa keluarga Setya Novanto.

Istri Setya Novanto, Deisti Tagor dan dua anak Setya Novanto dari pernikahan yang pertama Reza dan Dwina setidaknya mereka sudah dua kali diperiksa.

Pemeriksaan ini dilakukan baik untuk kasus korupsi e-KTP bagi tersangka Anang Sugiana (ASS) maupun bagi pengembangan kasus korupsi e-KTP.

Baca: Jadi JC, Setya Novanto Minta Perlindungan dari KPK

Lantas apa alasan KPK, bolak balik memeriksa keluarga Setya Novanto? Apakah keluarga akan menyusul menjadi tersangka baik di kasus korupsi maupun menghalangi penyidikan?

Wakil Ketua KPK, Basaria Panjaitan menuturkan soal keluarga Setya Novanto diperiksa bolak balik memang karena keterangan mereka dibutuhkan oleh penyidik.

"Mereka diperiksa bukan hanya untuk satu tersangka saja, tapi juga tersangka yang lain. ‎Pembuatan berkas BAP seseorang tidak harus selesai dalam satu hari, tergantung kondisi. Bisa jadi saksi yang dipanggil hari ini gak ingat, cape, kan tidak bisa dipaksakan," ungkap Basaria, Kamis (11/1/2018).

Rekomendasi Untuk Anda

‎Basaria menambahkan tidak harus pertanyaan yang disiapkan penyidik, diselesaikan dalam pemeriksaan hari itu juga. Bisa jadi pula, dokumen yang diminta dibawa oleh penyidik, lupa dibawa oleh saksi, sehingga pemeriksaan diundur dan dijadwal ulang.

"Itu semua teknik dan taktik penyidikan," singkat Basaria.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas