Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Kasus First Travel

Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Kementerian Agama Sebut Harga Rp 14, 3 Juta Tidak Wajar

Saksi dari Kementerian Agama (Kemenag) Arfi Hatim menyebut, harga paket umrah promo sebesar Rp 14,3 juta yang ditawarkan First Travel tidak wajar.

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda

TRIBUN-VIDEO.COM, DEPOK - Saksi dari Kementerian Agama (Kemenag) Arfi Hatim menyebut, harga paket umrah promo sebesar Rp 14,3 juta yang ditawarkan First Travel tidak wajar.

Bahkan, mantan Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Kementerian Agama ini, menyebut harga tersebut tidak wajar dan tidak rasional.

Hal itu disampaikan Arfi Hatim yang kini menjabat sebagai Direktur bidang Umrah dan Haji Kemenag dalam Sidang lanjutan tehadap tiga terdakwa bos First Travel Andika Surachman, Anniesa Hasibuan dan Siti Nuraidah Hasibuan alias Kiki di Pengadilan Negeri Depok, Jawa Barat, Senin (9/4/2018).

"Harga Rp 14,3 juta itu apakah, saudara bisa katakan wajar sebagai fungsi pengawasan?," tanya Hakim Subandi.

"Tidak wajar dan tidak rasional," jawab Arfi Hatim.

Lebih lanjut, Hakim Subandi mencecar keterangan Arfi.

"Dari mana anda bilang engga wajar? Apa dasarnya?," tanya kembali Hakim.

Baca: Kartu Indonesia Sehat Tidak Berguna Bagi Korban Bom Bali, Chusnul Khotimah

Baca: KPK Tunggu Vonis Setnov Untuk Tentukan Pemeriksaan Puan Maharani dan Pramono Anung

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Nurmulia Rekso Purnomo
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas