Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Wakil Ketua DPR: Ricuh Debat Pilgub Jabar Biar KPU dan Panwaslu yang Proses

"Ini tentunya kita harus berbicara lebih khusus menengenai Pilgub , Pilgub semua ada aturannya," katanya di Kompleks Parlemen

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Wakil Ketua DPR: Ricuh Debat Pilgub Jabar Biar KPU dan Panwaslu yang Proses
capture video
Debat Pilgub Jabar Ricuh saat Siaran Langsung Usai Paslon Nomor 3 Angkat Kaus '2019 Ganti Presiden' 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Taufik Ismail

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua DPR Agus Hermanto angkat bicara soal kericuhan dalam Debat Pemilihan Gubernur Jawa Barat di Depok, pada Senin malam, (14/5/2018).

Menurutnya dalam debat Pilgub Jabar sebaiknya membicarakan mengenai tema dalam Pilgub.

Baca: Polisi Tangkap Penyebar Isu Teror Bom di Gereja Katolik Santa Anna Duren Sawit

"Ini tentunya kita harus berbicara lebih khusus menengenai Pilgub , Pilgub semua ada aturannya," katanya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, ( 15/5/2018 ).

Menurut Agus, KPUD serta Panwaslu Jabar hadir dalam acara debat tersebut. Oleh karena itu bila yang dilakukan pasangan Sudrajat-Ahmad Syaikhu tersebut dinilai pelanggaran maka akan diproses.

"Sehingga yang terbaik kita serahkan semuanya pada Panwas yang ada di sana mana kalau itu melanggar peraturan perundang-undangan pasti akan diproses sesuia dengan peraturan perundang-undangan yang ada," tuturnya.

Agus mengaku tidak tahu apakah yang dilakukan Sudrajat-Ahmad Syaikhu dengan membawa kaos dengan tulisan #GantiPresiden2019 termasuk pelanggaran atau tidak.

Rekomendasi Untuk Anda

Menurutnya, nanti penyelenggara Pemilu yang akan menentukan apakah tindakan tersebut pelanggaran atau bukan.

‎"Kewenangannya dalam hal ini adalah Panwas terlebih dahulu dan panwas pasti akan memproses sesuai peraturan perundang-undangan yang ada," pungkasnya.

Rusuh terjadi saat Debat Publik Pilgub Jabar. Hal itu dipicu oleh tindakan paslon nomor 3, Sudrajat-Ahmad Syaikhu, membawa kaus bertuliskan 2018 Asyik Menang, 2019 Ganti Presiden.

Hal tersebut membuat suasana debat yang berlokasi di Balairung Universitas Indonesia Depok, Senin (14/5/2018) kian memanas.

Baca: Sore nanti, Pemerintah Tentukan Awal Ramadan 2018

‎Apa yang dilakukan pasangan nomor urut 3 tersebut Sontak membuat para pendukung pasangan calon lain pun terpancing emosi.

Tampak para pendukung paslon dari kubu TB Hasanuddin-Anton Charliyan yang diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) tidak terima dengan sikap Syaikhu. Mereka lantas mencoba naik ke panggung untuk tanyakan maksud tersebut.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas