Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Jika Ancaman Terus Meningkat, TNI Pasti Dilibatkan Basmi Terorisme

Tergantung spektrumnya. Kalau spektrumnya sudah menuju ke medium sampai high intencity, ya di situlah kira-kira pelibatannya.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Jika Ancaman Terus Meningkat, TNI Pasti Dilibatkan Basmi Terorisme
capture video
Mapolda Riau Diserang Diduga Teroris, Terdengar Suara Tembakan hingga Warga Panik 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Chaerul Umam

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Staf Kepresidenan, Jenderal TNI (Purn) Moeldoko menyatakan bahwa TNI pasti dilibatkan dalam membasmi terorisme bila ancaman terus meningkat.

Hal tersebut diungkapkannya ketika berada di Kantor Wakil Presiden, Jalan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (16/5/2018).

"Pasti, ya pasti," ucapnya.

"Tergantung spektrumnya. Kalau spektrumnya sudah menuju ke medium sampai high intencity, ya di situlah kira-kira pelibatannya. Ini (sekarang) sudah medium," kata Moeldoko yang juga Mantan Panglima TNI.

Sebelumnya serangkaian peristiwa teror terjadi di Jawa Timur. Minggu 13 Mei lalu, tiga gereja di Surabaya di bom dan menyebabkan belasan orang meninggal dunia.

Kemudian disusul ledakan di Rusun Wonocolo lantai 5 Blok B belakang Polsek Taman Sepanjang.

Rekomendasi Untuk Anda

Lalu, esoknya, bom juga meledak di depan Mapolrestabes Surabaya.

Dan yang terakhir, pagi tadi, Mapolda Riau juga menjadi sasaran kelompok teror. Mereka menyerang polisi menggunakan senjata tajam dan menyebabkan beberapa korban berjatuhan, baik dari pihak kepolisian ataupun pelaku teror.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas