Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Mudik Lebaran 2018

Menteri Perhubungan Sarankan Warga Mudik Tanggal 10-11 Juni 2018

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, menyarankan pemudik untuk melakukan perjalanan pulang kampung 10 atau 11 Juni 2018.

Menteri Perhubungan Sarankan Warga Mudik Tanggal 10-11 Juni 2018
henry lopulalan/henry lopulalan
Ilustrasi/Penumpang KA Matraremaja baru turun di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Minggu (2/7/2017). Pada hari ini 24.739 orang dan pucaknya pada hari Sabtu (1/7) 25.895 pemudik masuk kembali ke Jakarta. Warta Kota/henry lopulalan 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, menyarankan pemudik untuk melakukan perjalanan pulang kampung pada tanggal 10 atau 11 Juni 2018.

Alasannya, pada tanggal tersebut, Budi menilai lalu lintas di jalanan akan lebih longgar dan lancar.

Hal ini disampaikannya dalam rapat video conference pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1439 H bersama Kapolri, Panglima TNI dan sejumlah menteri Kabinet Kerja lainnya.

"Kami menyarankan pada para pemudik tidak mudik pada tanggal 8-9 dan 12-13 karena itu adalah puncak mudik. Kalau bisa tanggal 10-11 itu lebih longgar," ujar Budi di Puldasis, Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (5/6/2018).

Baca: Jelang Hari Raya Idul Fitri, Kapolri Cek Pengamanan Lewat Video Conference

Ia mengharapakan mudik tahun ini dapat berjalan lancar seperti tahun lalu.

Pada 2017, menurutnya angka kecelakaan menurun 30 persen dibandingkan 2016.

Demi menyukseskan agenda mudik kali ini, Budi meminta setiap moda transportasi melakukan ramp check atau uji kelayakan.

"Dari catatan kecelakaan ada penurunan tahun lalu 30 persen, oleh karenanya imbauan penggunaan motor dan ramp check jadi penting," imbuhnya.

Lebih lanjut, ia mengimbau para pemudik untuk menggunakan berbagai jalan alternatif lain untuk mudik, seperti Pantura.

Budi merujuk pada telah berfungsinya tol fungsional Jakarta-Surabaya.

Menurutnya, jangan sampai semua pemudik menggunakan jalur tersebut, lantaran masih banyak jalur alternatif lainnya.

"Berkaitan dengan selesainya Tol Jakarta-Surabaya dilengkapi ada beberapa jalan fungsional membuat preferensi masyarakat itu ingin menggunakan itu," kata dia.

"Justru karena preferensi masyarakat itu, kami mengajak Kapolda, Pangdam dan lainnya memberikan pengetahuan kepada masyarakat jalan Tol Jakarta-Surabaya bukanlah segalanya, ada Pantura. Kami sudah cek touring dengan sepeda baik sekali," tandasnya.

Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas