Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Istana Bantah Pernyataan Airlangga Sebut Presiden Dukung Khofifah

‎"Tidak pernah ada penugasan oleh Presiden kepada siapapun karena presiden harus netral," ujar Pramono di kantor Presiden, Jakarta, Selasa (26/6/2018)

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Istana Bantah Pernyataan Airlangga Sebut Presiden Dukung Khofifah
Tribunnews.com/Seno Tri Sulistiyono
Sekretaris Kabinet Pramono Anung. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -‎ Sekretaris Kabinet Pramono Anung membantah klaim Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto yang membawa nama Presiden Joko Widodo, dalam memenangkan Khofifah Indar Parawansa dan Emil Dardak di Pilgub Jawa Timur.

‎"Tidak pernah ada penugasan oleh Presiden kepada siapapun karena presiden harus netral," ujar Pramono di kantor Presiden, Jakarta, Selasa (26/6/2018).

Pernyataan Pramono tersebut disampaikan setelah dirinya bersama Menteri Sekretaris Negara Pratikno bertemu dengan Presiden untuk mengklarifikasi pernyataan Airlangga saat kampanye Pilgu Jatim.

"Presiden sebagai kepala negara, kepala pemerintahan menugaskan kepada Ketum Golkar untuk memenangkan Ibu Khofifah, itu sama sekali tidak benar," papar Pramono.

Baca: Airlangga Hartarto dan OSO Mengaku Dapat Arahan Jokowi Menangkan Khofifah

‎Pramono memaparkan, jika ada pertemuan Presiden dengan‎ peserta Pilkada seperti Djarot Saiful Hidayat , Puti Guntur Soekarno dan Ganjar Pranowo, hanya sebatas kedekatan pribadi.

‎"Besok mau Pilkada kan simpang siur, karena seakan-akan ada penugasan dari Presiden untuk memenangkan calon tertentu, kami tegaskan tidak ada," ucap Pramono.

Sebelumnya, ‎Airlangga yang menghadiri kampanye akbar Khofifah-Emil di Stadion Bayuangga Kota Probolinggo, Sabtu (23/6/2018).

Rekomendasi Untuk Anda

"Kami mendukung penuh Bu Khofifah untuk maju sebagai calon Gubernur Jawa Timur ini, begitu pula Pak Presiden," ucap Airlangga. 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas