Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Hasil Pilkada Serentak, Partai Golkar Mempunyai Peluang Usung Capres

Partai Golkar dan Partai Demokrat saat ini merupakan kekuatan besar dan melihat hasil Pilkada 2018 mampu menarik kembali

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Hasil Pilkada Serentak, Partai Golkar Mempunyai Peluang Usung Capres
Warta Kota/Nur Ichsan (SAN)
LOGISTIK PILKADA - Petugas PPK Kecamatan Tangerang Kota, sedang melakukan persiapan untuk pendistribusian logistik pilkada Kota Tangerang, Senin (25/6/2018). Pilkada Kota Tangerang diikuti calon tunggal yang akan melawan kotak kosong. (WARTAKOTA/Nur Ichsan) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Hasil Pilkada serentak 2018 dapat mengubah peta koalisi calon presiden-wakil presiden di Pilpres 2019. Hasil itu menjadi pedoman partai politik memilih koalisi.

Pernyataan itu disampaikan Ketua Presidium Persatuan Loyalis Golongan Karya (PLG), Cupli Risman.

"Pilkada 2018 telah selesai dan tinggal menunggu hasil Real Count oleh KPU. Bisa mengubah peta koalisi capres 2019," ujarnya, Senin (2/7/2018).

Berkaca dari hasil quick count atau hitung cepat di Pilkada 2018, kata dia, Partai Golkar dan Partai Demokrat mampu menarik kembali kepercayaan masyarakat dan mengembalikan citra.

Hal ini, setelah mengalami berbagai persoalan terutama masalah kasus korupsi yang menimpa para kader ataupun para petinggi partai politik itu. Sehingga ini menandakan peta persaingan antara partai politik masih terbuka.

"Partai Golkar dan Partai Demokrat saat ini merupakan kekuatan besar dan melihat hasil Pilkada 2018 mampu menarik kembali kepercayaan rakyat," kata dia.

Sehingga, dia menilai, Partai Golkar mempunyai peluang mengusung calon presiden-wakil presiden sendiri berkoalisi dengan calon lain.

Rekomendasi Untuk Anda

Menurut dia, usulan menduetkan Jusuf Kalla-Agus Harimurti Yudhoyono sangat relevan.

"Sosok Jusuf Kalla sebagai senior dan suhu di Partai Golkar dan sebagai mantan Ketum Golkar sudah pantas dimajukan sebagai capres dan disandingkan dengan kekuatan besar bersama AHY," katanya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas