Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Kemenko PMK Harap Penerima Beasiswa Jadi Benteng Radikalisme di Kalangan Mahasiswa

Agus menerangkan setelah para kader surau ini dibina, mereka diharapkan dapat menyebarkan secara aktif 4 nilai-nilai tersebut.

Kemenko PMK Harap Penerima Beasiswa Jadi Benteng Radikalisme di Kalangan Mahasiswa
Tribunnews.com/Rina Ayu
Deputi Bidang Kordinasi Pendidikan dan Agama Kemenko PMK Agus Sartono memberikan sambutan kegiatan Sarasehan Nasional "Pemuda National Character Building dan Masa Depan Indonesia" di Ruang Heritage, Kantor Kemenko PMK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (20/7/2018). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Kemanusiaan dan Kebudayaan (Kemenko PMK) mengharapkan penerima beasiswa kader surau YBM BRI menjadi salah satu benteng radikalisme di kalangan mahasiswa.

Deputi Bidang Kordinasi Pendidikan dan Agama Kemenko PMK, Agus Sartono mengatakan, penerima beasiswa selama 8 semester atau hingga lulus kuliah mendapatkan pembinaan dan pembentukan karakter.

Selama hampir 4 tahun itu, penerima beasiswa akan ditanamkan 4 nilai kader surau yaitu intelektual, religius, leadership, dan sosial, termasuk nilai kebangsaan.

"Insya allah, justru dari disitu saya berharap mereka juga menjadi benteng bagi masuknya paham radikalisme di kampus," ujar Agus di Kantor Kemenko PMK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (20/7/2018).

"Jadi saya yakin dengan pendidikan Kebangsaan seperti ini maka mereka tidak lagi sempit pandangnya dan justru bisa meninggalkan paham radikalisme," sambung Agus.

Agus menerangkan setelah para kader surau ini dibina, mereka diharapkan dapat menyebarkan secara aktif 4 nilai-nilai tersebut.

"Jangan jadi problem maker tapi jadi problem solver dan saya yakin betul mereka masih punya idealisme dan insya allah kalau potensi ini bangun kita punya impack yang besar," kata Agus.

Salah seorang penerima beasiswa Nur Hayati mengatakan untuk dapat lolos dan dinyatakan menerima beasiswa, syarat dan ketentuan harus dipenuhi.

"Saya ikut wawancara, terus harus aktif diorganisasi juga. IPK minimal di atas 3, hafal minimal 1 juz Al-quran, sama berprestasi," ujar mahasiswa Unpad jurusan Farmasi ini.

Pemerintah melalui Bank Rakyat Indonesia (BRI) menyiapkan dana tahun ini untuk penerima beasiswa kader surau angkatan III sekitar 5,1miliar.

"Tahun sekarang, baru 5,1miliar tapi dianggaran untuk yang sekarang sampai 3 tahun akan datang selesai di 15,8 miliar. Ini akumulasi yang ini ( penerima beasiswa kader surau angkatan III)," ujar Vice President Social Entrepreneurship Division Bank BRI, Sepyan Uhyandi.

Penulis: Rina Ayu Panca Rini
Editor: Hasanudin Aco
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas