Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Warga Kota Lombok Jerit-jerit saat Diguncang Gempa 7 SR

Saat kejadian seluruh warga banyak yang menjerit-jerit. Iyan saat gempa terjadi berada di Jalan Pancausaha Kota Mataram.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Fajar Anjungroso
zoom-in Warga Kota Lombok Jerit-jerit saat Diguncang Gempa 7 SR
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Pasien menjalani perawatan di tenda pengungsian yang berada di depan Rumah Sakit Umum Daerah Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, Senin (6/8/2018). Sebanyak 151 pasien rawat inap dan korban gempa menjalani perawatan di tenda dikarenakan kondisi RSUD Kota Mataram yang rusak akibat gempa. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kasubdit Penanganan Korban Bencana Alam Kementerian Sosial Iyan Kusmadiana yang masih bertugas di Lombok, NTB bercerita saat gempa bumi 7 SR terjadi.

Saat kejadian seluruh warga banyak yang menjerit-jerit. Iyan saat gempa terjadi berada di Jalan Pancausaha Kota Mataram.

"Sangat keras sekali gempanya. Warga jerit-jerit. Sekarang gelap gulita hanya lampu sorot mobil dan motor yang terlihat,"kata Iyan, Minggu(19/8/2018).

Baca: Suka Makanan Pedas, Hesty Klepek Klepek Buka Ayam Geprek

Ketika ditanya apakah ada korban jiwa dan kerusakan bangunan di kota Mataram, Iyan belum bisa memastikan. Tim-tim penyelamat yang juga masih bekerja di Mataram juga belum melaporkan adanya korban jiwa ataupun kerusakan bangunan.

"Yang terpenting sekarang keselamatan teman-teman penyelamat. Kalau soal kerusakan pasti ada tapi kita belum dapat laporan,"ujar Iyan.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas