Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Komnas HAM Siap Dukung Polri untuk Mengusut Kasus Munir

Beberapa waktu yang lalu, Kapolri sempat mengungkapkan akan kembali mengusut kasus pembunuhan aktivis HAM Munir Said Thalib.

Komnas HAM Siap Dukung Polri untuk Mengusut Kasus Munir
Warta Kota/henry lopulalan
Istri almarhum Munir, Suciwati mengikuti aksi Kamisan ke-552 di Jakarta, Kamis (6/9/2018). Aksi tersebut untuk memeringati 14 tahun meninggalnya aktivis HAM Munir Said Thalib, serta menuntut pemerintah untuk mengungkap aktor-aktor intelektual dibalik pembunuhannya. Warta Kota/henry lopulalan 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  Koordinator subkomisi pengkajian dan penelitian Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Muhammad Choirul Anam mengapresiasi langkah Kapolri Jenderal Tito Karnavian terkait kasus pembunuhan aktivis HAM Munir.

Beberapa waktu yang lalu, Kapolri sempat mengungkapkan akan kembali mengusut kasus pembunuhan aktivis HAM Munir Said Thalib.

Baca: Banyak Pemilik Tak Paham Fitur DFSK Glory 580

Menurut Choirul, jika kepolisian maksimal untuk mengungkap kasus ini, Komnas HAM dan publik akan sepenuhnya mendukung kepolisian.

"Kita harap Polri serius mengungkap kasus ini, Komnas HAM dan publik pastinya akan dukung penuh," ungkapnya.

Choirul menambahkan, membuka kasus Munir tidak terlalu sulit bagi polisi karena banyak bahan yang bisa dijadikan awalan untuk melangkah

Kepolisian, lanjut Choirul, bisa juga memulai kasus ini dari rekaman percakapan antara Pollycarpus dan Muchdi yang belum pernah dibuka di persidangan sebelumnya.

Sebelumnya, Kapolri jenderal pol Tito Karnavian menyampaikan telah meminta Irjen Arief meneliti kasus pembunuhan aktivis HAM Munir Said Thalib.

Penelitian itu untuk mencari tahu perlu atau tidaknya kasus tersebut untuk dikembangkan setelah Pollycarpus Budihari Prijanto bebas.

"Nanti saya akan minta kepada Pak Kabareskrim yang baru untuk melakukan penelitian kasus itu. Apakah kasus itu masih bisa untuk dikembangkan atau memang sudah seperti itu," kata Tito di lingkungan RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (31/8).

Penulis: Malvyandie Haryadi
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas