Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Penangkapan Habib Umar oleh Densus 88 di Samarinda, Polri: Tidak Benar, Itu Hoaks

Dalam unggahan video itu tertulis bahwa Habib Umar ditangkap ketika sedang berceramah.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Penangkapan Habib Umar oleh Densus 88 di Samarinda, Polri: Tidak Benar, Itu Hoaks
Vincentius Jyestha/Tribunnews.com
Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo menegaskan isu penangkapan Habib Umar di Samarinda oleh Densus 88 merupakan berita hoaks.

"Tidak benar, itu hoaks," ujar Dedi, di kantornya, di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (15/10/2018).

Menurutnya, para anggota Polri yang berada di lokasi itu justru melakukan pengawalan. Pengawalan ketat sendiri merupakan permintaan dari pihak panitia.

Jenderal bintang satu itu menjelaskan pengawalan dilakukan demi kelancaran dan keamanan acara ceramah yang digelar di Stadion Madya Sempaja dan Mesjid Baitul Mutaqien Kompleks Islamic Center itu pada Kamis (11/10).

"Pihak panitia meminta pengawalan ketat dengan tujuan untuk menjaga keamanan dan kelancaran Al Habib Umar selama di Samarinda, sehingga selama giat dilakukan pengawalan-pengawalan oleh Brimob," tukasnya.

Baca: Sohibul Ajak Kader Kampanye Negatif, TKN Jokowi-Maruf Ibaratkan Cerita Wayang

Sebelumnya diberitakan, sebuah video beredar terkait adanya pengamanan terhadap Habib Umar oleh Polri melalui Facebook, Sabtu (13/10) lalu.

Dalam unggahan video itu tertulis bahwa Habib Umar ditangkap ketika sedang berceramah.

Rekomendasi Untuk Anda

"Astagfirullah...Inalillahi... Habib Umar ditangkap di Samarinda ketika sedang ceramah. Ya Allah...Akhiri Lah kezholiman ini..Wahai rezim....Ingatlah darah ulama itu beracun...!!!" tulis unggahan Facebook tersebut.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas