Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Lion Air Bakal Minta Basarnas Cari Ulang 64 Penumpang yang Belum Ditemukan 

"Kami akan koordinasi dengan Kabasarnas terkait dengan kemungkinan diadakannya pencarian karena ada indikasi-indikasi pencarian ulang," ujarnya

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Lion Air Bakal Minta Basarnas Cari Ulang 64 Penumpang yang Belum Ditemukan 
Tribunnews.com/Vincentius Jyestha
Kapusdokkes Polri Brigjen Pol Arthur Tampi saat proses penyerahan identifikasi kepada Managing Director of Lion Air Group, Daniel Putut Kuncoro 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Vincentius Jyestha 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Lion Air berencana akan meminta Badan SAR Nasional (Basarnas) untuk melakukan pencarian ulang pada penumpang Lion Air PK-LQP yang belum ditemukan.

Managing Director of Lion Air Group, Daniel Putut Kuncoro, mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan Kepala Basarnas Marsekal Madya M Syaugi. 

Baca: Pilot dan 16 Korban Lion Air JT 610 Teridentifikasi

"Kami akan koordinasi dengan Kabasarnas terkait dengan kemungkinan diadakannya pencarian karena ada indikasi-indikasi pencarian ulang," ujar Managing Director of Lion Air Group Daniel, di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (23/11/2018).

Ia mengatakan akan melakukan rapat pada siang ini terkait bagaimana pelaksanaan pihaknya koordinasi dengan Basarnas

"Kami akan rapat siang ini untuk pelaksanaannya," imbuhnya.

Lebih lanjut, hal ini dilakukan karena Daniel mengatakan dirinya merasakan hal yang sama dengan keluarga korban. 

Rekomendasi Untuk Anda

Karenanya, Daniel berjanji Lion Air akan mengusahakan seluruh korban teridentifikasi melalui pencarian ulang. 

"Perasaan kami sama dengan keluarga korban. Karena itu akan kami usahakan yang terbaik," jelas Daniel.

Sebelumnya diberitakan, Tim Disaster Victim Identification (DVI) RS Polri menutup proses identifikasi para penumpang Lion Air PK-LQP, Jumat (23/11).

Baca: Budi Gunawan-Jokowi Dinilai Layak Gantikan Megawati Soekarnoputri, Begini Analisanya

Kapusdokkes Polri Brigjen Pol Arthur Tampi mengatakan proses identifikasi dimulai dari tanggal 29 Oktober dan berakhir pada hari ini, tanggal 23 November 2018. 

Ia menyebut tim DVI secara total berhasil mengidentifikasi 125 penumpang

"Telah teridentifikasi sebagai 125 penumpang, dengan rincian sebagai berikut, laki-laki 79 orang, perempuan 46 orang," ujar Arthur, di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (23/11/2018). 

Baca: KNKT Ungkap Data FDR Black Box Lion Air PK-LQP yang Telah Diteliti, Terungkap Sebab Pesawat Jatuh

Dari jumlah itu, terdapat 123 warga negara Indonesia (WNI) dan 2 warga negara asing (WNA). Dua korban WNA itu berasal dari Italia dan India.

"Berdasarkan kewarganegaraan, warga negara Indonesia 123 orang, warga negara asing 2 orang," imbuhnya. 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas