Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Sekjen Demokrat: Perusakan Baliho dan Bendera Kami Dilakukan Secara Masif dan Tak Beradab

Hinca juga mengatakan sejumlah atribut partai berlambang bintang mercedez tersebut dibuang ke parit-parit dan selokan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Reza Deni
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Sekjen Demokrat: Perusakan Baliho dan Bendera Kami Dilakukan Secara Masif dan Tak Beradab
Tribunnews.com/Reza Deni
Sekjen Partai Demokrat Hinca Panjaitan di DPP Partai Demokrat, Jakarta Pusat, Selasa (18/12/2018). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sekjen Partai Demokrat, Hinca Panjaitan mengungkapkan bahwa perusakan terhadap sejumlah atribut baik itu bendera dan baliho Partai Demokrat dilakukan secara masif dan tidak beradab.

Hal tersebut disampaikannya usai pertemuan sejumlah petinggi dan perwakilan DPD dan DPC Partai Demokrat di kediaman Ketua Umum Susilo Bambang Yudhoyono, Mega Kuningan, Jakarta Selatan.

"Tidak benar yang dirusak itu satu. Tidak benar. Perusakan, perobekan, dan penghilangan baliho SBY dan Partai Demokrat berjumlah ratusan dan terjadi di malam hari hingga dini hari tanggal 15 Desember," kata Hinca di DPP Partai Demokrat, Jakarta Pusat, Selasa (18/12/2018).

Hinca juga mengatakan sejumlah atribut partai berlambang bintang mercedez tersebut dibuang ke parit-parit dan selokan.

"Semua bukti atribut yang rusak, robek, patah difoto untuk dijadikan alat bukti," kata Hinca.

Baca: Sama Seperti SBY, JK Minta Kasus Pengrusakan Bendera Demokrat Diserahkan kepada Polisi

Hal tersebut dilakukan, menurut Hinca, agar kepolisian mendapatkan fakta dan data yang jelas di lapangan sebab setelah perusakan tersebut, DPD Partai Demokrat melaporkannya ke Polres Pekanbaru.

"Dan Pak SBY pada pagi harinya juga menuju ke lokasi perusakan dan pembuangan atribut Partao Demokrat agar tidak salah memahami situasi," imbuh Hinca.

Rekomendasi Untuk Anda

Dari sanalah, Hinca mengatakan, ada instruksi dari SBY untuk menurunkan atribut yang tersisa.

"Daripada dirusak dan dihilangkan oleh pihak-pihak tertentu, karena ini adalah simbol dan kehormatan partai," pungkasnya.

Sementara itu, satu orang pelaku perusakan atribut Partai Demokrat tersebut, yakni HS, dikatakan Hinca, sudah dimankan oleh Satgas Rajawali.

Tersangka HS, dikatakan Hinca, juga telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Riau. 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas