Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Kasus Suap PK

Mantan Sopir Lucas Bantah Rekaman Suara KPK dalam Persidangan

Mantan sopir terdakwa Lucas, Jaman, dihadirkan dalam persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Kamis (31/1/2019).

Mantan Sopir Lucas Bantah Rekaman Suara KPK dalam Persidangan
Tribunnews.com/ Glery Lazuardi
Mantan sopir terdakwa Lucas, Jaman di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Kamis (31/1/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Glery Lazuardi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mantan sopir terdakwa Lucas, Jaman, dihadirkan dalam persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Kamis (31/1/2019).

Dia mengaku pernah menjadi sopir Lucas sekitar 18 September hingga 30 September 2018.

Dalam persidangan, dia membantah semua hasil rekaman suara sadapan Jaksa Penuntut Umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang diputar di persidangan.

"Tidak (tahu itu suara siapa,-red)," tegas Jaman, di persidangan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, pada Kamis (31/1/2019).

Baca: Ibu Tewas Ditebas Parang Anak Kandungnya, Jenazahnya Dibuang ke Selokan Dekat Rumah

Semula, JPU pada KPK menghadirkan Jaman untuk mengaitkan hubungan Lucas, Eddy Sindoro, dan Lippo Group.

Dalam persidangan, JPU pada KPK membuka hasil rekaman sadapan yang diduga sebagai Jaman.

Pada rekaman itu, dia sedang berkomunikasi dengan temannya mengenai kegiatan membantu bos mengurus perkara-perkara Eddy Sindoro dan Lippo.

Namun, Jaman membantahnya.

JPU pada KPK tidak hanya sekali memutar rekaman, namun berkali-kali diputar rekaman lainnya, Jaman tetap membantah suara yang ada dalam rekaman tersebut adalah suaranya.

Baca: Doakan Jokowi Menang Pilpres, Said Aqil: Ini Bukan Kampanye

Apabila kembali berbohong, JPU pada KPK mengancam akan menindaklanjuti rekaman suara dengan cara membawa ke laboratorium forensik.

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Adi Suhendi
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas