Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Kemenpan RB Buka Pendaftaran PPPK 2019 Mulai Jumat Besok

Mantan tenaga honorer khusus yang berkecimpung di bidang pendidikan, kesehatan, dan pertanian sudah mulai bisa mendaftar untuk PPK jumat ini.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Adi Suhendi
zoom-in Kemenpan RB Buka Pendaftaran PPPK 2019 Mulai Jumat Besok
Tribunnews.com/ Fitri Wulandari
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Syafruddin, usai menemui Wakil Presiden RI Jusuf Kalla, di Istana Wakil Presiden, Jalan Veteran III, Jakarta Pusat, Kamis (7/2/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews, Fitri Wulandari

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mantan tenaga honorer khusus yang berkecimpung di bidang pendidikan, kesehatan, dan pertanian sudah mulai bisa mendaftar untuk lowongan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahun 2019.

Pendaftaran akan dibuka, Jumat (8/2/2019).

Hal tersebut dikatakan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Syafruddin, usai menemui Wakil Presiden RI Jusuf Kalla.

Baca: Jokowi Janji Bangun 1.000 BLK di Pondok Pesantren

Ia menjelaskan proses pendaftaran difokuskan bagi mantan tenaga honorer yang berasal dari sejumlah bidang.

Namun, untuk kali ini pendaftaran tidak terhalang batasan umur.

"Besok sudah buka pendaftaran, paling diutamakan adalah guru honorer, tenaga kesehatan, tenaga penyuluh pertanian, kemudian tenaga-tenaga fungsi teknis lain yang umumnya mereka (terhalang) karena (faktor) umur," ujar Syafruddin, saat ditemui di Istana Wakil Presiden, Jalan Veteran III, Jakarta Pusat, Kamis (7/2/2019).

Baca: Slamet Maarif Diperiksa soal Tabligh Akbar PA 212, Kuasa Hukum: Jangan Baper, Jangan Saling Lapor

Rekomendasi Untuk Anda

Nantinya pendaftaran secara serentak itu akan dibuka hingga 23 Februari 2019.

Ia pun menyampaikan alasan di balik pemilihan waktu pendaftaran PPPK itu.

Perlu diketahui, peralatan yang akan digunakan untuk proses Computer Assisted Test (CAT), kata Syafruddin, tidak hanya dimiliki Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Namun, sebagian merupakan milik Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Sehingga pemilihan waktu tersebut sangat diperhitungkan Kemenpan RB.

Baca: Survei Populi Setelah Debat Perdana Pilpres 2019: Jokowi-Maruf Masih Unggul, Terpaut 23 Persen

"Karena peralatan dan sarana yang dipakai untuk (proses) itu kan kita menggunakan sarana yang dimiliki BKN dan sebagian dimiliki Kemendikbud," jelas Syafruddin.

Alat tersebut nantinya akan digunakan Kemendikbud untuk Ujian Nasional (UN) dalam waktu dekat.

"Maret, Dikbud sudah mempersiapkan untuk UN, jadi kita pakai bulan ini alatnya," kata Syafruddin.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas