Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

LRT Sepi hingga Tol Trans Jawa Mahal, Begini Pembelaan Moeldoko

Masifnya pembangunan infrastruktur di era Presiden Jokowi mulai dari LRT Palembang hingga Tol Trans Jawa menuai kritikan.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in LRT Sepi hingga Tol Trans Jawa Mahal, Begini Pembelaan Moeldoko
Kementrian PUPR
Update Tarif Lengkap Tol Trans Jawa, dari Merak hingga Pasuruan Jawa Timur 

Laporan Wartawan Tribunnews.com Theresia Felisiani

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - ‎Masifnya pembangunan infrastruktur di era Presiden Jokowi mulai dari LRT Palembang hingga Tol Trans Jawa menuai kritikan.

Banyak pihak menilai masifnya ‎pembangunan infrastruktur tidak sesuai dengan kegunaan. Pasalnya pengguna LRT Palembang disebut sangat sepi dan Tol Trans Jawa dinilai mahal.

Merespon itu, Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko ‎mengatakan memang saat ini banyak orang berfikir pembangunan belum perlu. Namun ke depan, pembangunan itu pasti dirasakan dampaknya.

"Kecenderungan dari kita berpikir saat ini. Contoh membangun sebuah pelabuhan. Ah belum butuh, akhirnya setelah 30 tahun ke depan baru kebingungan. Ini cermin kita lebih RBT (Rencana Bangun Tidur)," ungkap Moeldoko, Selasa (12/2/2019) di Kantor KSP, Jakarta.

Baca: Mendagri: Rata-rata Satu Pemilih Butuh 11 Menit Buat Selesai Nyoblos

Moeldoko menuturkan pembangunan yang diterapkan oleh Presiden Jokowi merupakan pembangunan jangka panjang dengan pertimbangan populasi, tingkat pendidikan masyakat dan lainnya sehingga efeknya tidak bisa dilihat saat ini.

"Jangan sekarang, ah ini tidak ada gunanya. Bukan begitu, sekali lagi, yang telah disiapkan saat ini untuk hadapi masa depan," tegas Moeldoko.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas