Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Dakwaan Dinilai Gugur, Jaksa KPK Harusnya Berani Tuntut Bebas

Sejumlah kalangan menilai jaksa KPK gagal membuktikan perbuatan terdakwa Lucas sehingga dianggap menggugurkan dakwaan.

Dakwaan Dinilai Gugur, Jaksa KPK Harusnya Berani Tuntut Bebas
Ist for ribunnews.com
Lucas saat menjalani persidangan. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sejumlah kalangan menilai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui Jaksa Penuntut Umum (JPU) gagal membuktikan perbuatan terdakwa Lucas sehingga menggugurkan dakwaan.

Pakar hukum pidana Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta Mudzakir menyatakan, selama proses persidangan advokat sekaligus pendiri dan Chairman kantor hukum Lucas & Partners‎, Lucas yang berlangsung sekitar tiga bulan hingga pemeriksaan Lucas sebagai terdakwa pada Kamis (28/2) terlihat jelas KPK melalui JPU tidak mampu dan gagal membuktikan segala tuduhan dan dakwaan terhadap Lucas.

Pasalnya menurut Mudzakir, alat-alat bukti yang diajukan dalam persidangan baik keterangan saksi-saksi hingga bukti petunjuk semisal sadapan percakapan malah menunjukkan Lucas bukanlah pelaku yang menghalang-halangi atau merintangi penyidikan dengan tersangka saat itu mantan Presiden Komisaris Lippo Group sekaligus Chairman PT Paramount Enterprise International‎ Eddy Sindoro.

Baca: Advokat Lucas Bantah Rekaman Sadapan KPK

Mudzakir berpandangan, KPK cenderung hanya bergantung pada keterangan satu saksi yakni mantan Sekretaris PT Gajendra Adhi Sakti Dina Soraya Putranto.

Padahal keterangan Dina berbeda dengan beberapa saksi kunci lain di antaranya Eddy Sindoro, Michael Sindoro dan Stephen Sinarto.

Ditambah lagi, menurut Mudzakir dalam BAP Dina saat diperiksa sebagai saksi untuk Eddy Sindoro tertuang jelas bahwa Dina menyebutkan akun FaceTime Kaisar 555 (kaisar555176@gmail.com) merupakan milik Chua Chwee Chye alias Jimmy alias Lie dan bukan milik Lucas.

"Kalau menurut saya dengan melihat fakta-fakta persidangan selama ini Jaksa KPK gagal membuktikan perbuatan yang dituduhkan ke terdakwa Lucas. Jadi dakwaan KPK dengan sendirinya itu gugur. Apalagi keterangan Dina Soraya yang dipakai KPK itu keterangan yang tidak konsisten, keterangannya berbeda dengan saksi-saksi lain, bahkan Edi Sindoro sendiri telah membantah pernah berkomunikasi dengan Lucas selama berada di luar negeri, termasuk nomor handphone yang dituduhkan adalah milik Lucas ternyata tidak terbukti " tegas Mudzakir saat dihubungi wartawan.

Dia mengungkapkan, sebagai seorang saksi maka sosok Dina patut dipertanyakan apakah bisa dipercaya atau tidak.

Karena keterangan Dina Soraya yang tertuang dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) ternyata berubah drastis saat Dina menyampaikan keterangan dalam persidangan Lucas.

Karenanya kesaksian Dina yang mencla-mencle itu merupakan tindakan nyata telah menciderai persidangan.

Halaman
123
Editor: Hasanudin Aco
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas