Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Relawan-relawan 01 Sepakat Bentuk 'Sekretariat Bersama Koordinator Relawan', Ini Alasannya

Pembentukan sekretariat bersama itu penting lantaran pelantikan Jokowi selaku Presiden terpilih masih lama yakni 21 Oktober 2019.

Relawan-relawan 01 Sepakat Bentuk 'Sekretariat Bersama Koordinator Relawan', Ini Alasannya
Tribunnews.com/Vincentius Jyestha Candraditya
'Silaturahmi Kebangsaan Relawan Jokowi-Amin' di Hotel Marc Passer Baroe, Pasar Baru, Jakarta Pusat, Sabtu (22/6/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Vincentius Jyestha

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktur Relawan Tim Kampanye Nasional (TKN), Maman Imanulhaq, menyebut pihaknya sepakat untuk membentuk Sekretariat Bersama Koordinator Relawan.

Hal ini diungkapkannya dalam acara 'Silaturahmi Kebangsaan Relawan Jokowi-Amin' di Hotel Marc Passer Baroe, Pasar Baru, Jakarta Pusat, Sabtu (22/6/2019).

"Kami sepakat dalam pertemuan ini untuk membentuk Sekretariat Bersama Koordinator Relawan. Dimana saya Maman Imanulhaq ditunjuk sebagai koordinator dan ada beberapa menjadi dewan pengarah. Ketua dewan pengarahnya adalah Jenderal TNI (Purn) Fachrul Razi," ujar Maman.

Baca: HUT DKI Jakarta ke-492, Anies Baswedan Berharap Warga Maknai Wajah Baru Jakarta dengan Cara Ini

Maman menilai pembentukan sekretariat bersama itu penting lantaran pelantikan Jokowi selaku Presiden terpilih masih lama yakni 21 Oktober 2019.

Menurutnya, apabila relawan tidak diberikan kegiatan akan menimbulkan masalah tersendiri. "Kenapa ini penting? Karena pelantikan Jokowi masih jauh, 21 Oktober. Dan tentu relawan kalau tidak ada kegiatan, ini betul-betul akan menjadi sesuatu yang agak membahayakan," ucapnya.

Baca: Komunitas Motor Gede di Bandung Rencana Gelar Charity untuk Agung Hercules, Keluarga Malah Bingung

Baca: Vicy Melanie Rela Korbankan Dua Hal Ini Demi Temani Kevin Aprilio yang Terlilit Utang Rp 17 Miliar

Dalam kesempatan sama, Ketua Tim Bravo 5, Jenderal TNI (Purn) Fachrul Razi, menilai Sekretariat Bersama ini juga penting untuk mengingatkan para relawan yang mengacaukan pemerintahan dengan merasa menjadi orang penting.

Baca: Bintang Sinetron Tukang Ojek Pengkolan Tinggal di Indekos, Istrinya yang Wartawan Enggak Protes

Fachrul menyebut relawan harus rela bekerja tanpa pamrih. Berdasarkan pengalaman sebelumnya, ia menyebut relawan seperti itu justru menjadi hama dalam pemerintahan Jokowi.

"Tidak boleh ada relawan seolah-olah menjadi orang penting. Kemudian bisa mempromosikan orang atau mempromosikan dirinya menjadi pejabat. Nggak, relawan bukan itu. Relawan betul-betul rela bekerja memenangkan pak Jokowi-Ma'ruf dan rela bekerja untuk mendukung pemerintahan khususnya dalam persoalan radikalisme, persoalan anti pancasila, persoalan khilafah dan sebagainya," ujar Fachrul.

"Dan yang kami tekankan juga, relawan juga betul-betul tanpa pamrih. Tidak boleh dengan tidak mendapatkan apa-apa, kemudian mengecilkan pemerintahan pak Jokowi. Karena itu sudah menjadi pengalaman yang lalu-lalu, pada saat mendapat apa-apa, ia justru menjadi hama didalam berjalannya pemerintahan pak Jokowi," imbuhnya.

Ikuti kami di
Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya
Editor: Willem Jonata
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas