Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Beri Pembekalan Ribuan CPNS, Wapres JK Ingatkan Prinsip Melayani Masyarakat

Dalam kesempatan itu, JK mengingatkan kepada ribuan CPNS yang hadir tentang prinsip melayani masyarakat.

Beri Pembekalan Ribuan CPNS, Wapres JK Ingatkan Prinsip Melayani Masyarakat
Setwapres.ID
Wakil Presiden RI Jusuf Kalla memberikan sambutan pada program Presidential Lecture pada sekitar 6.200 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun Anggaran 2018 di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (24/7/2019). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Wakil Presiden RI Jusuf Kalla memberi pembekalan dalam kegiatan Presidential Lecture dihadapan sekitar 6.200 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018, di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (24/7/2019).

Presidential Lecture merupakan program yang digagas oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB).

Semula kegiatan akan dibuka oleh Presiden Jokowi. Namun, Jokowi berhalangan hadir dan digantikan oleh Jusuf Kalla.

Dalam kesempatan itu, JK mengingatkan kepada ribuan CPNS yang hadir tentang prinsip melayani masyarakat.

Ia menyebut misalnya, seorang CPNS guru harus mengajar dan mendidik generasi muda dengan ikhlas.

Seorang PNS di Kementerian Kesehatan misalnya dokter, perawat, dan bidan mampu memberikan pelayanan yang baik pada pasien.

Baca: Polisi Buru Provokator Tawuran Warga di Petamburan

"Prinsip anda (CPNS) sebagaimana yang slalu menjadi pegangan anda semua ialah melayani. Apa tugas anda? melayani. Melayani tentu berbeda-berbeda caranya, tergantung apa tugas anda di wilayah kerja masing-masing," ungkap JK.

Sementara, bagi CPNS yang bekerja di kantor, JK mengingatkan, agar memberikan pelayaan yang efektif dan efisien.

Baca: Sandiaga Uno Tertawa Terbahak-bahak Saat Program Rumah Kerja Disebut Sebagai Investasi Pilpres 2024

"Kalian adalah generasi muda yang akan meneruskan tugas-tugas dari para ASN yang telah menjalankan tugasnya puluhan tahun yang kemudian harus beristirahat atau pensiun. Maka tugas kalian adalah meneruskan cita-cita dan tugas-tugas daripada pendahulu yang telah membangun negri ini dan telah menjalankan negeri ini dengan baik," kata dia.

Hadir dikesempatan yang sama diantaranya Menteri PANRB Syafruddin, Menteri PPN/Bappenas Bambang Brodjonegoro, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Menteri Kesehatan (Menkes) Nila Moloek, serta beberapa duta besar negara sahabat.

JK mengatakan para calon PNS yang hadir merupakan orang terpilih, lantaran hanya sekitar 3 persen dari seluruh total pendaftar seleksi CPNS 2018 yang berhasil lolos menjadi CPNS.

Diketahui, pada tahun 2018 pemerintah membuka lowongan untum 238.015 CPNS.

"Jangan lagi berprinsip untuk dilayani. Banyak jaman dulu PNS itu ingin dilayani, ingin dihormati. Itu pikiran masa lalu yang telah berubah akibat persaingan dunia, kita harus berpikir lebih baik dan lebih maju untuk itu," tutur JK.

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Rina Ayu Panca Rini
Editor: Johnson Simanjuntak
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas