Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Kasus Terorisme

Kelompok Teroris Ali Kalora Terima Aliran Dana Dari Luar Negeri Lewat Kaki Tangannya di Perkampungan

Kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) yang dipimpin Ali Kalora disebut menerima aliran dana dari luar negeri.

Kelompok Teroris Ali Kalora Terima Aliran Dana Dari Luar Negeri Lewat Kaki Tangannya di Perkampungan
Tribunnews.com/ Vincentius Jyestha
Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (24/7/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Vincentius Jyestha

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) yang dipimpin Ali Kalora disebut menerima aliran dana dari luar negeri.

Hal ini diketahui setelah Densus 88 Antiteror menangkap terduga teroris N atau Novendri di Padang, Sumatera Barat.

N sendiri diketahui mengirimkan dana kepada Ali Kalora Cs atas perintah Saefullah, otak Jamaah Ansharut Daulah (JAD) di Indonesia.

Baca: KY Desak Polres Metro Jakarta Pusat Secepatnya Tuntaskan Kasus Penganiayaan Hakim

Baca: Ditolak Berhubungan Badan, Pacar Marah Sebar Foto Siswi SMK, Pelaku Terancam 6 Tahun Penjara

Baca: Polisi Amankan Rekan Jefri Nichol Berinisial RE yang Berprofesi sebagai Sutradara

Baca: Tips Sehat Ala Laudya Cynthia Bella, Tidak Konsumsi Gula hingga Hindari Makanan Berminyak

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan Ali Kalora Cs dapat menerima dana itu dengan bantuan kaki tangannya yakni para warga yang telah terpapar paham radikalisme di kampung-kampung sekitar wilayah Parigi Moutong.

"Kan (Ali Kalora Cs) ada kaki tangannya, di kampung-kampung," ujar Dedi, di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (24/7/2019).

Namun, untuk saat ini Polri menduga Ali Kalora Cs kesulitan untuk menerima aliran dana dan bantuan logistik dari kaki tangannya.

Alasannya, lanjut mantan Wakapolda Kalimantan Tengah itu, personel TNI-Polri yang tergabung dalam Satgas Tinombala telah mengepung kelompok pimpinan Ali Kalora.

Lebih lanjut, jenderal bintang satu itu meyakini tertangkapnya Ali Kalora Cs hanya tinggal menunggu waktu.

Hal itu dikarenakan mereka sudah terpojok, terutama apabila logistik mereka semakin menipis.

Halaman
123
Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya
Editor: Adi Suhendi
  Loading comments...

Berita Terkait :#Kasus Terorisme

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas