Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pertemuan Mega dan Prabowo Perlihatkan Adanya Perbedaan Sikap Di Koalisi Jokowi

Melalui pertemuan Megawati dengan Prabowo, publik melihat sikap PDI Perjuangan membuka pintu lebar untuk Gerindra.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Pertemuan Mega dan Prabowo Perlihatkan Adanya Perbedaan Sikap Di Koalisi Jokowi
Tribunnews.com/Rina Ayu
Pakar Politik Djayadi Hanan di kantor DPP PSI Tanah Abang Jakarta Pusat, Sabtu (4/11/2017). 

Apalagi kata dia, jika benar-benar Gerindra ingin memperoleh kursi Ketua MPR RI.

"Gerindra memang perlu masuk ke koalisi Jokowi jika ingin menjadi ketua MPR. Karena tanpa bergabung ke kubu Jokowi, penentuan pimpinan MPR akan ditentukan melalui paket. Itu berarti koalisi Jokowi akan satu paket tanpa Gerindra," jelas pengamat politik dari Universitas Paramadina ini.

Selain itu kemungkinan dapat tambahan kursi di kabinet tentu lebih menguntungkan bagi Gerindra ke depannya.

Selain itu dia melihat, pertemuan Megawati dengan Prabowo menunjukkan bahwa PDI Perjuangan memberikan sinyal kuat akan menerima bila Gerindra bergabung di koalisi Jokowi.

"Saat yang sama, PDI Perjuangan atau Megawati tampaknya menunjukkan sikap bahwa Gerindra dianggap lebih diprioritaskan dibanding PAN dan Demokrat untuk bergabung," jelas Djayadi Hanan.

Dia memperkirakan, alasannya Gerindra lebih dinilai PDI Perjuangan konsisten sikapnya dibandingkan PAN.

Puan Maharani (kanan) menerima Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kiri) sebelum mengadakan pertemuan tertutup di kediaman Megawati Soekarnoputri, Jalan Teuku Umar, Jakarta, Rabu (24/7/2019). Pertemuan tersebut sebagai silaturahmi serta membahas berbagai persoalan bangsa. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Puan Maharani (kanan) menerima Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kiri) sebelum mengadakan pertemuan tertutup di kediaman Megawati Soekarnoputri, Jalan Teuku Umar, Jakarta, Rabu (24/7/2019). Pertemuan tersebut sebagai silaturahmi serta membahas berbagai persoalan bangsa. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

"Sementara dengan Demokrat, PDI Perjuangan mungkin segan untuk memberikan panggung bagi AHY kalau bergabung dengan Jokowi," ucap Djayadi Hanan.

Rekomendasi Untuk Anda

Reaksi NasDem

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai NasDem Johnny G Plate mengungkapkan pertemuan antara Ketua Umum NasDem Surya Paloh dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sudah direncanakan sejak lama.

Johnny G Plate membantah pertemuan tersebut secara dadakan.

Baca: Bunga Utang Capai Rp 30 Juta, Wanita Asal Solo Diancam Bakal Dijual Paksa Jika Tak Sanggup Lunasi

Dan bukan sebagai buntut keretakan hubungan antara Surya Paloh dan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri.

"Tidak ada buntut-buntut keretakan. Pertemuan antara Bang surya dan Gubernur DKI itu sudah direncanakan lama."

"Kenapa ini sebetulnya supaya tahu ya, bahwa pada saat mengantar presiden berkunjung atau akan melakukan perjalanan luar negeri Gubernur DKI jakarta Pak Anies Baswedan secara tidak sengaja bertemu Pak Surya Ketum Nasdem di bandara, yang minta waktu untuk bisa bertemu karena sudah lama tidak bertemu," katanya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (25/7/2019).

Ia menambahkan pertemuan antara Surya Paloh dan Anies Baswedan hanya kebetulan terjadi di waktu bersamaan dengan pertemuan Prabowo Subianto dan Megawati Soekarnoputri.

"Kesempatan pertemuannya kebetulan hari yang sama dengan pertemuan yang sama, dengan pak prabowo dan bu mega itu pertemuan yang terpisah," ucapnya.

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri (kedua kanan) menerima Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kedua kiri) sebelum mengadakan pertemuan tertutup di kediaman Megawati Soekarnoputri, Jalan Teuku Umar, Jakarta, Rabu (24/7/2019). Pertemuan tersebut sebagai silaturahmi serta membahas berbagai persoalan bangsa. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri (kedua kanan) menerima Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kedua kiri) sebelum mengadakan pertemuan tertutup di kediaman Megawati Soekarnoputri, Jalan Teuku Umar, Jakarta, Rabu (24/7/2019). Pertemuan tersebut sebagai silaturahmi serta membahas berbagai persoalan bangsa. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)
Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas