Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Taruna Enzo Diisukan Terpapar Radikalisme, Yenny Wahid: Jangan Dihujat, Harus Dirangkul

"Kami siap membina Enzo untuk memperkokoh keyakinannya akan ideologi Pancasila kalau memang dibutuhkan," ucap Yenny Wahid.

Taruna Enzo Diisukan Terpapar Radikalisme, Yenny Wahid: Jangan Dihujat, Harus Dirangkul
cetaklayar Kompas TV
Momen ketika Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto berbincang dengan Enzo Zenz Allie. Video ini viral di media sosial. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Putri Presiden keempat RI, KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Zannuba Ariffah Chafsoh atau akrab disapa Yenny Wahid berharap pemuda keturunan Prancis bernama Enzo Zenz Allie, yang sedang menjalani pendidikan taruna Akademi Militer (Akmil) tidak terbukti terlibat dalam kegiatan radikal.

Namun ketika memang terkonfirmasi Enzo pernah bersinggungan dengan organisasi radikal, maka menurut Yenny Wahid, jangan hanya dihujat, tetapi lebih baik dirangkul.

Karena, kadang anak-anak muda ikut gerakan tertentu hanya karena sedang melakukan eksplorasi identitas.

"Lebih baik mereka dirangkul dan dikenalkan dengan berbagai perspektif. Sehingga bisa lebih bijak dalam memilih afiliasi ideologi," ujar Yenny Wahid kepada Tribunnews.com, Kamis (8/8/2019).

Baca: Sederet Fakta Enzo Taruna Akmil Keturunan Perancis, Sering Dapat Medali hingga Sewa Pelatih Fisik

Jadi yang pertama harus dilakukan, kata Yenny Wahid, melakukan asesmen untuk melihat sejauh mana kedalaman keterlibatannya.

"Kalau memang pernah melakukan tindakan kriminal, ya harus ditindak," tegas Yenny Wahid.

Tapi, lanjut dia, kalau hanya bersimpati, maka kemungkinan masih bisa dibina.

Untuk itu Yenny Wahid menyatakan kesiapannya untuk membina Enzo.

"Kami siap membina Enzo untuk memperkokoh keyakinannya akan ideologi Pancasila kalau memang dibutuhkan," ucap Yenny Wahid.

Apalagi Enzo berlatarbelakang blasteran Prancis.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Sanusi
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas