Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Kemenristekdikti Umumkan Klasterisasi Perguruan Tinggi, ITB Peringkat Pertama

Mohamad Nasir mengatakan perangkingan bertujuan untuk mendorong kemajuan Perguruan Tinggi Indonesia.

Kemenristekdikti Umumkan Klasterisasi Perguruan Tinggi, ITB Peringkat Pertama
Lita Febri
Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Mohamad Nasir saat menyerahkan penghargaan kepada 13 universitas terbaik di Indonesia, Senayan, Jakarta, Jumat (16/8/2019) 

Berita Ini Sudah Mengalami Ralat dari Judul Sebelumnya: "Kemenristekdikti Umumkan Ranking Perguruan Tinggi, ITB Peringkat Pertama"

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Lita Febriani

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Riset, Teknologi dan Perguruan Tinggi (Kemenristekdikti) mengumumkan klasterisasi Perguruan Tinggi Indonesia tahun 2019 bertempat di Gedung Kemenristekdikti, Senayan, Jakarta pada Jumat (16/8/2019).

Klasterisasi dilakukan untuk memetakan dan meningkatkan mutu perguruan tinggi secara berkelanjutan.

Kriteria penilaian berdasarkan pada kinerja masukan berupa input 15 persen dan proses 25 persen, serta kinerja luaran berupa output 25 persen dan outcome 35 persen.

Kriteria input meliputi persentase dosen berpendidikan S3 dalam suatu perguruan tinggi, persentase Lektor kepala dan Guru Besar, rasio jumlah mahasiswa terhadap dosen, jumlah mahasiswa asing dan jumlah dosen asing.

Proses 25 persen meliputi akreditasi institusi BAN-PT, akreditasi program studi BAN-PT, pembelajaran daring, kerjasama perguruan tinggi, kelengkapan laporan PDDikti dan laporan keuangan.

Penilaian kinerja luaran output 25 persen meliputi jumlah artikel ilmiah terindeks per dosen, kinerja penilitian, kinerja mahasiswa dan jumlah program studi terakreditasi internasional.

Penilaian outcome yang memiliki persentase tertinggi mencakup kinerja inovasi, persentase kelulusan yang memperoleh pekerjaan dalam waktu enam bulan, jumlah sitasi per dosen, jumlah patent per dosen dan kinerja pengabdian kepada masyarakat.

Baca: Uang Pejabat Ponorogo Rp 21,5 Juta Tiba-tiba Raib dari Rekeningnya setelah Sempat Terima Telepon

Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Mohamad Nasir mengatakan perangkingan bertujuan untuk mendorong kemajuan Perguruan Tinggi Indonesia.

"Perangkingan ini adalah tujuan kami yang ingin mendorong perubahan terhadap Perguruan Tinggi Indonesia agar semakin maju dan masuk di kelas dunia. Indikator ini yang kami jadikan pengukur klasterisasi perguruan tinggi," tutur Menristekdikti saat acara klasterisasi di Senayan, Jakarta, Jumat (16/8/2019).

Berdasarkan klasterisasi tersebut ada 13 Perguruan Tinggi Negeri yang menempati klaster satu yakni:

1. Institut Teknologi Bandung
2. Universitas Gadjah Mada
3. Institut Pertanian Bogor
4. Institut Teknologi Sepuluh Nopember
5. Universitas Indonesia
6. Universitas Diponegoro
7. Universitas Airlangga
8. Universitas Hasanuddin
9. Universitas Brawijaya
10. Universitas Padjadjaran
11. Universitas Andalas
12. Universitas Sebelas Maret
13. Universitas Sumatera Utara

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Sanusi
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas