Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Lukman Edy: Jangan Kecewakan Ketua Umum PKB Kalau Tak Mau Diganti Sewaktu-waktu

Lukman Edy pun mengingatkan para pengurus DPP PKB agar bekerja keras dan mengikuti keinginan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar.

Lukman Edy: Jangan Kecewakan Ketua Umum PKB Kalau Tak Mau Diganti Sewaktu-waktu
Tribunnews.com/Fransiskus Adhiyuda
Lukman Edy di kawasan SCBD, Jakarta, Jumat (12/7/2019) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Lukman Edy memberikan ucapan selamat kepada jajaran pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai PKB periode 2019-2024.

Lukman Edy pun mengingatkan para pengurus DPP PKB agar bekerja keras dan mengikuti keinginan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar.

"Selamat bekerja, semoga sukses dan tentu harus kerja keras, terutama tidak mengecewakan Ketum (red-Muhaimin Iskandar)," kata Lukman Edy kepada wartawan, Senin (26/8/2019).

Sebab, Lukman mengatakan, jika Muhaimin kecewa dengan kinerja pengurus DPP, sewaktu-waktu posisi tersebut dapat diganti.

Baca: Politikus PPP: Pemerintah Perlu Pikirkan Penanganan Jakarta Setelah tak Lagi Jadi Ibu Kota

Baca: Klasemen Liga 1 2019: Bali United Rengkuh Juara Paruh Musim, Kode Tren Buruk Gagal Juara Berlanjut?

Baca: Anak Almarhum Ipda Erwin: Setelah Kejadian Sempat Ada Rasa Dendam, Namun Kini Saya Sudah Ikhlas

Baca: Warga Tulungagung Ditemukan Tewas, Ada 10 Titik Luka Tusuk dan Satu Luka Bacokan di Bagian Kepala

"Karena kalau Ketum tidak berkenan, sewaktu-waktu bisa diganti di tengah jalan, karena Ketum sebagai mandataris tunggal," tambahnya.

Selain itu, mantan Sekjen PKB ini pun mengutarakan alasannya tidak bersedia mengisi surat peryataan bersedia masuk kembali kedalam pengurus DPP.

Lukman menyebut, program 5 tahun kedepan PKB tidak sejalan dengan hasil Muktamar V di Bali, beberapa waktu lalu.

"Alasannya enggak cocok saja dengan konsep 5 tahun kedepan, paska muktamar Bali," jelas Lukman.

Penjelasan Ida Fauziyah

Halaman
1234
Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Adi Suhendi
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas