Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Setuju dengan Karni Ilyas, Salim Said Ungkap Orang Papua Ingatkan Dirinya pada Dosennya dari Belanda

Guru Besar Ilmu Politik Universitas Pertahanan Indonesia, Profesor Salim Said mengungkapkan orang-orang Papua mirip dosennya dahulu waktu kuliah di AS

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Maria Novena Cahyaning Tyas
zoom-in Setuju dengan Karni Ilyas, Salim Said Ungkap Orang Papua Ingatkan Dirinya pada Dosennya dari Belanda
Tribunnews/MUHAMMAD FADHLULLAH
Pengamat Pertahanan dan Keamanan Salim Said saat berada di diskusi publik di daerah Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (28/03/2019). Diskusi publik ini dilaksanakan menjelang debat capres ke empat dengan tema Ideologi, Pemerintahan, Pertahanan, Keamanan, Hubungan Internasional. Salim Said mengatakan bahwa isu bangkitnya dwifungsi ABRI karena sejumlah jenderal dan kolonel yang tidak ada jabatan (non job). Tidak hanya angkatan darat namun ada juga di angkatan udara. TRIBUNNEWS/MUHAMMAD FADHLULLAH 

TRIBUNNEWS.COM - Guru Besar Ilmu Politik Universitas Pertahanan Indonesia, Profesor Salim Said mengungkapkan orang-orang Papua mirip dosennya dahulu waktu kuliah di Amerika Serikat.

Hal itu diungkapkan Salim Said saat acara 'Indonesia Lawyers Club (ILC)' pada Selasa (3/9/2019).

Karni Ilyas setuju dengan pendapat aktivis HAM, Harris Azhar bahwa orang Papua mudah diajak berdiskusi.

"Sebelum pembicara terakhir, saya setuju dengan ucapan Harris Azhar tadi, orang Papua itu gampang diajak berdialog," ungkap Karni Ilyas dikutip TribunWow.com dari channel Youtube Indonesia Lawyers Club pada Rabu (4/9/2019).

Karni Ilyas membandingkan ketika mendatangkan tokoh-tokoh Papua dengan tokoh politik parlemen di Jakarta.

 Anggota DPD RI Terpilih Ungkap Gus Dur dan Jokowi yang Bisa Curi Hati Rakyat Papua karena Alasan Ini

Menurutnya, orang-orang di parlemen sering melakukan intervensi atau menyela pembicaraan.

"Buktinya, sekian setelah lama ILC berdebat politik dengan orang-orang parlemen Jakarta, tiap detik intervensi," ujarnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Menurut pengamatan Karni Ilyas, pada episode ILC kali ini hampir tidak ada intervensi.

"Dari tadi tidak ada intervensi, maka orang Papua paling gampang berdialog," jelasnya.

Kemudian, Salim Said turut mengungkapkan kekaguman pada orang Papua.

BACA BERITA SELENGKAPNYA >>>

Sumber: TribunWow.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas