Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Polemik KPK

Moeldoko Sempat Sebut KPK Hambat Investasi, Ini Penjelasan Sang Kepala Staf Kepresidenan

Pernyataan Moeldoko terkait persetujuan Presiden Joko Widodo merevisi UU KPK ramai dibicarakan masyarakat.

Moeldoko Sempat Sebut KPK Hambat Investasi, Ini Penjelasan Sang Kepala Staf Kepresidenan
Tribunnews.com/ Theresia Felisiani
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko 

TRIBUNNEWS.COM  - Pernyataan Moeldoko terkait persetujuan Presiden Joko Widodo merevisi Undang-undang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ramai dibicarakan masyarakat.

Sebelumnya ia menyebut bahwa KPK bisa menghambat investasi.

"Lembaga KPK bisa menghambat upaya investasi. Ini yang tidak dipahami masyarakat," kata Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (23/9/2019) sore.

Lebih lanjut, Moeldoko menegaskan, revisi UU KPK yang dilakukan pemerintah dan DPR ini demi menguatkan KPK.

Ia menilai, KPK bisa kuat jika diawasi dewan pengawas dan diberi wewenang untuk menghentikan penyidikan.

"Jadi jangan melihat KPK itu dewa. Enggak ada, manusia. Kita perlu pemahaman semuanya, ada yang perlu kita perbaiki. Enggak ada upaya pemerintah untuk melemahkan," kata mantan Panglima TNI ini.

Sayangnya, saat itu Moeldoko tak menjelaskan lebih jauh bagaimana keberadaan KPK bisa mengganggu jalannya investasi.

Penjelasan Moeldoko terkait aturan lama yang hambat investasi

Melihat respon negatif terkait pernyataan tersebut, Kepala Staf Kepresidenan itu pun langsung mengirim siaran pers kepada awak media.

Dalam siaran pers yang disebar ke media Senin (23/9/2019) malam itu terdapat penjelasan lengkap Moeldoko mengenai maksudnya menyebut KPK bisa menghambat investasi.

HALAMAN SELENGKAPNYA>>>

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Rizki Aningtyas Tiara
Sumber: Tribun Palu
  Loading comments...

Berita Terkait :#Polemik KPK

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas