Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Demo Tolak RUU KUHP dan KPK

Beda Generasi Old dengan Generasi Z Saat Demo

Meski banyak cap negatif disematkan kepada mereka, nyatanya mereka juga memiliki kepedulian terhadap negaranya.

Beda Generasi Old dengan Generasi Z Saat Demo
Tribunlampung.co.id/Deni Saputra
Peserta aksi membawa poster bertuliskan kata-kata unik dalam demo di Tugu Adipura, Bandar Lampung, Senin (30/9/2019) 

Media sosial dan internet di negara maju membuat generasi Z makin kehilangan privasi hingga makin individualis dan stres.

Sedangkan di Indonesia, internet justru makin merekatkan mereka dan membuat lebih bahagia.

“Namun, cara berpikir generasi Phi lebih mirip dengan Angkatan 1966 yang tidak sefilosofis generasi pendiri bangsa, namun mengutamakan pergerakan dan lebih cepat,” tambahnya.

Berbagai karakter khas itulah yang membuat aksi demonstrasi mereka beberapa hari terakhir mengejutkan banyak kalangan.

Generasi Phi yang selama ini dianggap tak peduli politik dan lingkungan sekitarnya, gemar bersenang-senang dan pragmatis, ternyata peduli dengan masa depan bangsa.

Karena itu, banyak orang dari generasi sebelumnya memandang remeh aksi mereka.

Selain itu, dosen Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada Yogyakarta Rahmat Hidayat menilai generasi Z Indonesia lebih konservatif dan religius dibandingkan generasi baby boomer (setara dengan generasi Beta) yang lebih liberal.

Berbagai pamflet orasi dibentangkan pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai bentuk penolakan terhadap revisi Undang-Undang KPK di lobi gedung KPK, Jakarta Selatan, Jumat (6/9/2019). Aksi ini merupakan penolakan revisi Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 yang dapat melemahkan KPK dalam memberantas korupsi. TRIBUNNEWS.COM/IQBAL FIRDAUS
Berbagai pamflet orasi dibentangkan pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai bentuk penolakan terhadap revisi Undang-Undang KPK di lobi gedung KPK, Jakarta Selatan, Jumat (6/9/2019). Aksi ini merupakan penolakan revisi Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 yang dapat melemahkan KPK dalam memberantas korupsi. TRIBUNNEWS.COM/IQBAL FIRDAUS (TRIBUN/IQBAL FIRDAUS)

Di masa lalu, dosen di sejumlah kampus biasa dipanggil dengan sebutan Mas atau Mbak saja.

Saat ini, di banyak kampus, mahasiswa antre mencium tangan dosen saat bertemu atau ketika selesai kuliah.

“Literasi agama generasi Z Indonesia memang lebih tinggi dibanding generasi sebelumnya,” katanya.

Halaman
1234
Editor: Hasanudin Aco
Sumber: KOMPAS
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas