Pembicaraan Empat Mata Bamsoet dan Muzani Gagal Hasilkan Kesepakatan
Bamsoet dan Muzani kemudian berbicara empat mata mengenai pencalonan Ketua MPR. Namun pembicaraan tersebut tetap tidak menghasilkan kesepakatan.
Penulis: Taufik Ismail
Editor: Malvyandie Haryadi
Laporan Wartawan Tribunnews, Taufik Ismail
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Rapat gabungan yang beragendakan musyawarah memilih Calon Ketua MPR berlangsung buntu. Dalam rapat yang berlangsung sejak pukul 14.00 wib hingga pukul 17.30 wib itu, seluruh fraksi belum mencapai kesepakatan mengenai siapa Ketua MPR.
Ketidaksepakatan tersebut terjadi karena Sekretaris Jenderal Gerindra Ahmad Muzani tetap ingin maju sebagai Ketua MPR meski mayoritas fraksi mendukung Bambang Soesatyo ( Bamsoet).
Bamsoet dan Muzani kemudian berbicara empat mata mengenai pencalonan Ketua MPR. Namun pembicaraan tersebut tetap tidak menghasilkan kesepakatan.
Baca: Ungkap Penyebab Kepalanya Botak, Lucinta Luna Beri Jawaban Ini Ketika Dibilang Mirip Tuyul
Baca: KPK Perpanjang Masa Penahanan Gubernur Kepri Nurdin Basirun
Baca: Sidang Paripurna Pemilihan Ketua MPR Dihadiri 647 Anggota
"Saya tadi sudah bicara dengan pak Bambang Soesatyo, 10 menit kami bicara," kata Muzani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, (3/10/2019).
Dalam pertemuan tersebut Muzani mengaku diminta Bamsoet untuk menggunakan sistem mufakat dalam memilih Ketua MPR. Namun Muzani menolak apabila harus menyepakati Bamsoet.
"Oke mufakat, tapi lu menyetujui gue atau gue menyetujui lu. seperti itu. Gue dapat mandat jadi wakil ketua, kira-kira seperti itu, tapi itu jalan keluarnya akhirnya seperti itu," katanya.
Akhirnya pertemuan empat mata tersebut tidak menghasilkan kesepakatan. Muzani memilih melapor kepada fraksi Gerindra dan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto, sebelum menentukan langkah berikutnya.
"Tapi sekali lagi kami harus, kami akan laporkan ini semuanya," pungkasnya.
Untuk diketahui terdapat tiga Calon pimpinan yang maju sebagai Calon Ketua MPR. Pertama yakni Bambang Soesatyo ( Bamsoet) dari Golkar, Ahmad Muzani dari Gerindra, dan Fadel Muhammad dari unsur DPD.
Fraksi partai pendukung pemerintah mendukung Bamsoet, sementara itu Muzani tetap ingin jadi Ketua MPR, karena Gerindra merupakan partai peraih suara terbanyak di Pemilu 2019 lalu.
Selain itu ada kebiasaan bahwa Ketua MPR dijabat oleh anggota dari partai oposisi.
Di sisi lain, Fadel Muhammad bersedia mundur dari pencalonan asalkan ada Calon Ketua yang bersedia menampung 5 permintaan DPD. Belakangan Fadel kemudian memberikan dukungan kepada kolega separtainya yakni Bamsoet.
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.