Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kemenristek Masih 'Godok' Konsep Badan Riset Inovasi Nasional

Mantan Kepala Bappenas ini mengatakan BRIN membuka seluas-luasnya kerja sama dan kolaborasi dengan seluruh stakeholder dalam pengembangan riset

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Fajar Anjungroso
zoom-in Kemenristek Masih 'Godok' Konsep Badan Riset Inovasi Nasional
Fitri Wulandari/Tribunnews.com
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) sekaligus Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro didampingi Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Isran Noor saat ditemui di Kantor Bappenas, Jakarta Pusat, Kamis (17/10/2019). 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Riset Teknologi dan Kepala Badan Riset Inovasi Nasional, Bambang Brodjonegoro masih membahas format Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

"Masih dibahas (pembentukan BRIN) saya masih keliling dulu," ujar Bambang di BPPT, Jln MH Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (29/10/2019).

Bambang mengatakan dibentuknya BRIN akan membuat pelaksanaan riset terintegrasi.

Mantan Kepala Bappenas ini mengatakan BRIN membuka seluas-luasnya kerja sama dan kolaborasi dengan seluruh stakeholder dalam pengembangan riset di Indonesia.

"Intinya kita ingin mendorong integrasi riset dari hulu sampai hilir," tutur Bambang.

Baca: Jalin Kedekatan dengan Pegawai, Menristek Bambang Brodjonegoro Mengunjungi Setiap Lantai Kantornya

Dibentuknya BRIN juga untuk mengawasi adanya plagiarisme di dunia riset. Bambang mengatakan saat ini pihaknya memastikan tidak ada bidang riset yang dilupakan.

Rekomendasi Untuk Anda

"Juga memastikan tidak ada duplikasi atau tidak ada bidang yang dilupakan di dalam riset dan inovasi," pungkas Bambang.

Seperti diketahui, Kemenristek akan mendirikan BRIN sesuai amanat Undang-undang Sisnas Iptek.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas