Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Soal Rizieq Shihab Dicekal, Mahfud MD: Itu Surat dari Arab Saudi bukan Indonesia

Mahfud MD telah menerima salinan surat yang disebut sebagai surat pencekalan Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab.

Tayang:
Baca & Ambil Poin

TRIBUNNEWS.COM - Menko Polhukam Mahfud MD telah menerima salinan surat yang disebut sebagai surat pencekalan Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab.

Mahfud MD meminta Rizieq Shihab menyelesaikan sendiri masalahnya dengan Arab Saudi.

Dilansir dari Kompas.com, hal tersebut dikarenakan surat pencekalan yang diperlihatkan Rizieq dalam video yang diunggah kanal Youtube milik FPI, Front TV, dikeluarkan Pemerintah Arab Saudi.

Mahfud mengungkapkan pemerintah tidak akan melakukan komunikasi dengan Pemerintah Arab Saudi dalam pemulangan Rizieq.

"Enggak. Itu urusan dia dengan Pemerintah Arab Saudi," tegas Mahfud di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (14/11/2019).

Menteri Kordinator Politik Bidang Hukum dan HAM, Mahfud MD
Menteri Kordinator Politik Bidang Hukum dan HAM, Mahfud MD (Tribunnews.com/ Taufik Ismail)

Mahfud mengungkapkan surat tersebut bukan surat cekal dari pemerintah Indonesia.

"Itu yang dikirim ke saya itu bukan surat pencekalan. Bukan alasan pencekalan, tapi surat dari Imigrasi Arab Saudi bahwa Habib Rizieq nomor paspor sekian dilarang keluar Arab Saudi karena alasan keamanan," kata Mahfud.

Rekomendasi Untuk Anda

Dalam salinan surat tersebut, Mahfud mengungkapkan tidak ada penjelasan pelarangan Rizieq Shihab keluar Arab Saudi atas permintaan dari Indonesia.

Habib Rizieq Shihab dalam video Front TV
Habib Rizieq Shihab dalam video Front TV (Tangkap Layar Youtube Front TV)

"Enggak ada penjelasannya. Gitu aja suratnya. Kan sama, kamu mau masuk bandara, orang mau masuk bandara, lalu kamu dilarang keluar karena masalah ini, enggak ada penjelasannya. Gitu aja," ujar Mahfud.

Tidak dijelaskan secara pasti dalam surat tersebut alasan dilarangnya Rizieq Shihab meninggalkan Arab Saudi.

"Itu berarti kan urusan dia dengan Arab Saudi, bukan urusan dia dengan kita. Kalau ada (surat pencekalan) yang dari kita, tunjukkan ke saya," sambung Mahfud.

Respon Menhan Prabowo

Sementara itu Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo dikabarkan akan berdiskusi dengan Presiden Jokowi.

Hal tersebut diungkapkan Juru Bicara Menhan, Dahnil Anzar Simanjuntak, Selasa (12/11/2019) dilansir Kompas.com.

"Karena tadi Pak Menhan sampaikan beliau akan pelajari dan beliau juga akan berdiskusi dengan Pak Presiden Jokowi," ujarnya.

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mengikuti rapat di kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (11/11/2019). Rapat bersama antara DPR dan Kementerian Pertahanan (Kemhan) membahas rencana kerja Kemhan tahun 2020 beserta dukungan anggarannya. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mengikuti rapat di kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (11/11/2019). Rapat bersama antara DPR dan Kementerian Pertahanan (Kemhan) membahas rencana kerja Kemhan tahun 2020 beserta dukungan anggarannya. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)
Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas