Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Kasus First Travel

Aset Korban Penipuan First Travel Masih Belum Jelas, Kejari Masih Tunggu Arahan Kejagung

Sebab, dirinya beralasan hal tersebut harus menunggu arahan dari Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung)

Aset Korban Penipuan First Travel Masih Belum Jelas, Kejari Masih Tunggu Arahan Kejagung
Warta Kota/Vini Rizki Amelia
Kasi Intel Kejaksaan Negeri Depok, Kosasih saat ditemui di ruang kerjanya di Kantor Kejari Depok, Kota Kembang, Cilodong, Depok, Selasa (19/11/2019) 

TRIBUNNEWS.COM, DEPOK - Kasus travel umrah First Travel hingga saat ini belum ada titik terang. 

Kasi Intel Kejaksaan Negeri Depok, Kosasih mengaku belum bisa memberikan keterangan resmi terkait barang bukti kasus First Travel.

"Saya belum bisa memberikan komentar karena kami masih menunggu arahan dari Kejaksaan Agung," ujarnya saat dikonfirmasi di Kantor Kejaksaan Negeri Depok, Kota Kembang, Cilodong, Depok, Selasa (19/11/2019).

 Kuasa Hukum: Memang Negara Susah Banget Sampai Ambil Uang Korban First Travel?

Sementara itu barang bukti First Travel dan kasus lainnya akan dipindahkan ke ke Kantor Kejaksaan Negeri Depok yang lama.

"Kami pindahkan ke sana untuk barang bukti. Jadi itu saja yah," kata Kosasih.

Sebelumnya, Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Depok, Yudi Triadi mengatakan pihaknya segera melelang semua barang bukti dalam kasus First Travel.

 KEPALA Kejaksaan Negeri Depok Bantah Pernyataan Pakar Hukum Pidana Terkait Kasus First Travel

Yudi mengatakan, keputusan untuk melelang seluruhnya barang bukti First Travel berdasarkan putusan Mahkamah Agung (MA) pada tanggal 31 Januari 2019.

“Seluruh barang bukti perkara First Travel berjumlah 500 jenis lebih,” kata Yudi.

Dijelaskan Yudi, seluruh barang bukti yang akan dilelang itu terlebih dulu ditaksir nilainya.

Hasilnya, akan diserahkan kepada negara sesuai perintah dalam putusan MA.

Halaman
12
Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Sumber: Warta Kota
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas