Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Ekspor Benih Lobster

Jokowi Angkat Bicara soal Ekspor Benih Lobster: Yang Penting Ada Manfaatnya, Jangan Awur-awuran

Jokowi tidak membenarkan ekspor benih lobster secara berlebihan. Jokowi juga mengingatkan agar selalu memperhatikan faktor keseimbangan.

Jokowi Angkat Bicara soal Ekspor Benih Lobster: Yang Penting Ada Manfaatnya, Jangan Awur-awuran
Youtube Sekretariat Presiden
Jokowi tidak membenarkan ekspor benih lobster secara berlebihan. Jokowi juga mengingatkan agar selalu memperhatikan faktor keseimbangan. 

Benih-benih lobster yang dari Indonesia, banyak dibudidayakan oleh petambak di Vietnam.

"Breeding dan pembesaran atau fattening kan berbeda. Vietnam setahu saya sudah menerapkan teknologi yang sudah lebih maju," jelas Riyanto.

"Pembesaran lobster kan juga ada di Indonesia. Nah, tinggal bagaimana kita bisa dorong nelayan di Indonesia bisa melakukan pembesarannya. Itu yang perlu digenjot," katanya lagi

Susi Pudjiastuti Heran

Alasan rencana pelegalan eskpor benih lobster oleh Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo belum bisa diterima oleh pendahulunya, Susi Pudjiastuti.

Edhy Prabowo mengungkapkan, wacana pembebasan ekspor benih lobster bertujuan mengurangi kegiatan ekspor ilegal atau penyelundupan.

Menjawab pertanyaan warganet tentang alasan yang diungkapkan Edhy, Susi menilai tidak bisa mengerti hingga saat ini.

"Yg mengherankan adalah kenapa mengatasi penyelundupan baby lobster kok dgn mengkespor secara legal?" tanya akun @RinjaniJB.

Kemudian Susi memberikan tanggapan.

"Itu yg saya juga tidak bisa mengerti sd detik ini.

Daya putar pikiran saya, merenung dan berpikir keras, tapi tetap saya tidak bisa mengerti.

Mungkin krn pendidikan saya yg kurang tinggi," jawab Susi, Minggu (15/12/2019).

Ingatkan Nelayan

Susi Pudjiastuti mengingatkan para nelayan terkait kerugian yang didapat apabila melakukan ekspor benih lobster.

Melalui sebuah postingan video di Twitter @susipudjiastuti, Susi menyebut lobster memiliki nilai ekonomi yang tinggi.

"Lobster yg bernilai ekonomi tinggi tidak boleh punah, hanya karena ketamakan kita untuk menual bibitnya; dengan harga seperseratusnyapun tidak.

Astagfirulah .. karunia Tuhan tidak boleh kita kufur akan nikmat dr Nya," tulisnya.

Susi Pudjiastuti
Susi Pudjiastuti (KOMPAS/ HENDRA A SETYAWAN)

Sementara itu dalam video tersebut, Susi sedang akan mengonsumsi lobster saat makan malam di Pangandaran, Selasa (10/12/2019) lalu.

"Malam ini saya makan di Pangandaran dengan lobster. Satu ekor lobster beratnya kurang lebih 400-500 gram. Lobster yang begini harganya 600-800 ribu," ujarnya.

Ia mengungkapkan perhitungan harga lobster yang dijual dengan harga murah akan sangat merugikan para nelayan.

"Berarti satu ekor lobster ini 400 ribu, bibitnya diambil dan dijual hanya dengan 30 ribu saja."

"Berapa rugi kita, apalagi kalau lobsternya berjenis mutiara."

"Satu kilo lobster mutiara Rp 4-5 juta, satu ekor 400 gram sudah Rp 1 juta. Kita jual ke Vietnam hanya dengan harga Rp 100 ribu atau Rp 300 ribu," ucap Susi dalam video tersebut.

Susi menekankan para nelayan agar berpikir sejauh itu agar tidak mengalami kerugian.

"Nelayan tidak boleh bodoh dan kita akan dirugikan bila itu dibiarkan," ucapnya.

(TRIBUNNEWS.COM/Wahyu Gilang Putranto) (Kompas.com/Ihsanuddin/Muhammad Idris)

Penulis: Wahyu Gilang Putranto
Editor: Pravitri Retno Widyastuti
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas