Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Kebijakan Jadi Kontroversi, Edhy Prabowo: Anda Pasti Tertawa tentang Lobster, Saya Tidak akan Mundur

Kabijakan ekspor bibit lobster Edhy Prabowo menjadi kontroversi. Meskipun demikian sang Menteri Kelautan dan Perikanan mengaku tidak akan mundur.

Kebijakan Jadi Kontroversi, Edhy Prabowo: Anda Pasti Tertawa tentang Lobster, Saya Tidak akan Mundur
Kolase Kompas/ADE MIRANTI KARUNIA SARI, Dok. Kementerian Kelautan dan Perikanan
Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo ditemui usai rapat koordinasi di Kantor Kemenko Maritim dan Investasi, Jakarta, Kamis (12/12/2019). 

TRIBUNNEWS.COM - Wacana kebijakan Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo mengenai ekspor benur atau bibit lobster menjadi perbincangan.

Wacana tersebut kemudian menjadi kontrovesi.

Kritik datang terutama dari mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti.

Susi menyatakan dengan tegas bahwa di beberapa negara seperti Australia, Idia dan Cuba tidak melakukan ekspor bibit lobster.

Baca: Susi Pudjiastuti Singgung Ekspor Benih Lobster, Fahri Hamzah Puji dan Dukung Eks Menteri KKP

Baca: Jokowi Jawab Kritik Mantan Menteri Susi Soal Ekspor Bibit Lobster : Negara Harus Dapat Manfaat

Negara-negara tersebut hanya mengekspor lobster dengan berat 1 pound atau sekitar 0,45 kilogram.

"Australia, India, Cuba dll yg ada Panulirus Hommarus mrk tidak ambil bibitnya, mrk ambil size tertentu saja. Australia min 1 pound &max size jg diatur. Yg besar bisa jadi indukan yg produktif. Mrk tidak budidayakan bibit, tidak ekspor bibit. Apakah krn mrk lebih bodoh dr kita???," cuit menteri yang dikenal dengan kebijakan penenggelaman kapal tersebut.

Edhy tidak akan mundur

Dikutip dari Kompas.com, Edhy Prabowo mengaku tidak akan mundur untuk soal wacana membuka keran ekspor bibit lobster.

Kebijakan tersebut tetap akan dilakukan meski banyak menuai protes dari berbagai pihak.

Menurut Edhy, pihaknya harus mengutamakan kepentingan nelayan dan lingkungan meski banyak yang menertawakannya.

"Anda pasti tertawa tentang (kebijakan ekspor bibit) lobster. Saya tidak akan mundur. Akan terus saya perjuangkan demi keberlanjutan nelayan kita, lingkungan kita, dan alam kita," kata Edhy di Jakarta, Rabu (18/12/2019).

BACA SELENGKAPNYA >>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>

Penulis: Maghita Primastya Handayani
Editor: Adya Rosyada Yonas
Sumber: TribunnewsWiki
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas