Demi Dukung Muktamar Muhammadiyah ke-48 di Solo, Ponpes Assalaam Rela Undur Tanggal Masuk Santri
Demi mendukung berjalannya Muktamar Muhammadiyah ke-48 di Solo 1-5 Juli 2020 mendatang, Ponpes Assalaam mengundur tanggal masuk santrinya.
Penulis: Wahyu Gilang Putranto
Editor: Sri Juliati
"Silaturahim dengan Gubernur sudah, Kapolda sudah, dan kepala daerah di Solo juga sudah," ungkapnya.
Pihaknya menargetkan pekan depan sudah selesai untuk bersilaturahim dengan seluruh pemangku kebijakan.
Lokasi Muktamar
Sementara itu, Muktamar Muhammadiyah ke-48 akan dipusatkan di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS).
Salah satu venue yang menarik perhatian adalah Edutorium UMS yang sedang memasuki tahap penyelesaian.
Bambang mengungkapkan, Edutorium UMS akan menjadi bangunan yang membanggakan bagi warga Muhammadiyah.
Hingga kini, Bambang menyebut progres pembangunan mencapai 86 persen.
"Insya Allah itu gedung yang membanggakan bagi warga perserikatan, megah, besar, mungkin di Jawa Tengah daya tampungnya paling besar," ujarnya.
Menurut Bambang, jika dioptimalkan gedung Edutorium UMS bisa menampung hingga 10 ribu orang.
"Sarana juga memadahi," ujarnya.
"Kemudian di lantai tiga nanti akan ada Museum Peradaban Islam Asia Tenggara. Dari gambar sketsa yang ada sudah bisa terlihat, membanggakan," ungkapnya.
Dilansir muhammadiyah.or.id, Edutorium UMS diperkirakan akan selesai pada Februari 2020.
Uji coba gedung akan dilakukan untuk kegiatan Wisuda UMS pada Maret 2020.
Sebelum nantinya akan digunakan untuk Muktamar Muhammadiyah pada awal Juli 2020.
Diketahui, acara Muktamar Muhammadiyah diadakan setiap lima tahun sekali.
Pada 2015 lalu, Muktamar Muhammadiyah ke-47 diselenggarakan di Makassar, Sulawesi Selatan.
Nantinya, dalam acara tersebut akan diadakan reorganisasi dan membahas arah kebijakan Muhammadiyah.
(Tribunnews.com/Wahyu Gilang Putranto)