Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Butuh Waktu Paling Cepat Satu Tahun Bikin Vaksin Corona

Beberapa peneliti di China dan Amerika mengembangkan vaksin corona. Tapi vaksin itu tersedia paling cepat satu tahun.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Butuh Waktu Paling Cepat Satu Tahun Bikin Vaksin Corona
TRIBUNNEWS/IGMAN IBRAHIM
Dokter spesialis penyakit dalam Omni Hospital Pulomas Dr. Dirga Sakti Rambe, M.Sc, Sp.PD 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penyebaran virus Corona yang menjalar dari Kota Wuhan di China ke sejumlah kota lain di negara itu dan kini meluas ke sejumlah negara di dunia terus menjadi sorotan.

Ini karena virus tersebut amat mematikan dan sudah membunuh puluhan korbannya secara tiba-tiba setelah terinfeksi.

Hingga kini, vaksin maupun obat untuk virus yang menyebabkan peradangan paru-paru itu pun belum tersedia.

Dokter spesialis penyakit dalam Rumah Sakit Omni Pulomas Dr Dirga Sakti Rambe MSc SpPD menjelaskan, saat ini ada dua negara yang diketahui langsung mengembangkan vaksin untuk penyakit virus Corona.

Mereka adalah Amerika Serikat dan China.

Namun demikian, vaksinolog lulusan University of Siena, Italia ini menyatakan waktu paling cepat untuk pembuatan vaksin tersebut adalah satu tahun.

Baca: Ombudsman Desak Pemerintah Siapkan Crisis Center Antisipasi Virus Corona

Baca: Daftar 13 Negara yang Konfirmasi Terkena Wabah Virus Corona, Jumlah Penderita di Malaysia Bertambah

"Sudah ada upaya dari beberapa peneliti di China dan Amerika untuk mengembangkan vaksin yang baru ini, tapi secepat-cepatnya tersedia itu paling cepat satu tahun. Buat vaksin itu susah," kata dr. Dirga kepada Tribun Network di Jakarta, Minggu (26/1/2020).

Rekomendasi Untuk Anda

Bagaimana penjelasan dr Dirga Sakti Rambe soal penyebaran dan penyebaran virus Corona?

Berikut ini petikan wawancara eksklusif wartawan Tribun Network Igman Ibrahim dengan dr. Dirga.

Tribun: Sebenarnya apa itu virus Corona?

Jadi virus Corona itu nama kelompok virus yang isinya itu lebih dari 200 jenis atau 200 strain.

Dari 200 itu sebetulnya kebanyakan itu menyebabkan penyakit pada binatang, sedangkan yang menyebabkan penyakit kepada manusia itu hanya tujuh jenis, tujuh strain, termasuk yang sekarang ini. Itu virus Corona itu seperti ini.

Jadi, Wuhan Corona Virus itu sebetulnya penyakit zoonotic. Artinya virus ini ditularkan dari hewan ke manusia dan dari manusia si virus ini bermutasi dari manusia ke manusia.

Itu yang menyebabkan penyebarannya begitu cepat. Jadi normalnya dari binatang ke manusia. Selesai.

Karena ada proses mutasi, dari manusia ke manusia. Nah, itu yang disebut yang sekarang terjadi itu, Corona Virus.

Halaman 1/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas