Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Harun Masiku Buron KPK

Diperiksa KPK 3 Jam, Viryan Azis Akui Ditanya Penyidik Seputar Harun Masiku

Viryan diperiksa penyidik selama nyaris 3 jam. Begitu ke luar dari markas KPK pukul 13.05 WIB, ia mengaku ditanyai penyidik seputar eks caleg PDIP

Diperiksa KPK 3 Jam, Viryan Azis Akui Ditanya Penyidik Seputar Harun Masiku
Ilham Rian Pratama/Tribunnews.com
Komisioner KPU Viryan Azis seusai diperiksa terkait kasus dugaan suap PAW anggota DPR terpilih 2019-2024 di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (28/1/2020) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Viryan Azis merampungkan pemeriksaan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (28/1/2020) siang.

Viryan diperiksa penyidik selama nyaris 3 jam. Begitu ke luar dari markas KPK pukul 13.05 WIB, ia mengaku ditanyai penyidik seputar eks caleg PDIP Harun Masiku.

"Seputar PAW (pergantian antarwaktu), penggantian calon terpilih dari Riezky Aprilia dengan Harun Masiku," ucap Viryan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan.

Dalam kasus dugaan suap PAW, Harun berupaya menggantikan Riezky Aprilia selaku anggota DPR dari PDIP melalui eks Komisioner KPU Wahyu Setiawan.

Viryan menegaskan, proses pergantian Riezky dengan Harun tak bisa dilakukan. Semua komisioner KPU sudah mengetahui aturan itu, termasuk Wahyu Setiawan.

Baca: ICW Kritik Pernyataan Ketua KPK Firli Bahuri Soal Pencarian Harun Masiku

"Kita sama-sama berpendapat tidak ada hal yang berbeda. Jadi semua anggota KPU RI berpendapat sama bahwa penggantian calon terpilih atau PAW tidak dapat dilaksanakan," tegasnya.

Viryan memastikan penolakan Harun dalam proses PAW sesuai dengan aturan yang berlaku di UU Pemilu. Selain itu, ia juga menyebut Wahyu tak memperjuangkan Harun agar bisa menggantikan Riezky.

"Yang saya tahu (Wahyu) tidak (mengupayakan)," ujar Viryan.

Dalam kasus ini, KPK menjerat Komisioner KPU Wahyu Setiawan, mantan Anggota Bawaslu Agustiani Tio Fridelina yang juga orang kepercayaan Wahyu, kader PDIP Harun Masiku, dan Saeful Bahri sebagai tersangka.

Caleg dari PDIP Harun Masiku melakukan penyuapan agar Wahyu Setiawan bersedia memproses pergantian anggota DPR melalui mekanisme PAW.

Halaman
123
Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Ilham Rian Pratama
Editor: Johnson Simanjuntak
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas