Putrinya Dikarantina di Natuna, Ayah Mahasiswi: Masih Sedikit Ada Kecemasan
Orang tua mahasiswi yang di evakuasi dari Wuhan mengaku belum bisa menghubungi anaknya hingga saat ini.
Penulis:
Ika Nur Cahyani
Editor:
Muhammad Renald Shiftanto
"Kalau memang Wuhan sudah aman, sudah steril dari virus corona, dia bisa balik lagi ke China."
"Tapi sementara ini, biar dia belajar di rumah dulu secara online," jelas Sartono.
Sartono mengapresiasi kerja pemerintah yang mengevakuasi dan melakukan karantina kepada WNI dari China.
Sartono kini berharap anaknya bisa kembali dengan sehat dan selamat.
"Semoga semua dalam keadaan sehat, dan bisa pulang ke rumah dalam keadaan selamat," tutupnya.
Hal serupa diungkapkan Herman Kusnadi, salah satu orangtua mahasiswa asal Pamekasan, Madura.
Herman juga mengaku lega dan bangga dengan langkah yang dilakukan pemerintah.
"Yang penting mereka sudah dievakuasi dan kami bangga dengan langkah cepat yang dilakukan oleh pemerintah," ujar Herman dikutip dari Kompas.com.
WNI Semua Sehat
Hari pertama karantina, semua peserta melakukan olahraga pagi.
Kegiatan ini dipimpin oleh petugas dari Kementerian Kesehatan Indonesia.
Dilansir dari tayangan Kompas TV, dalam video tersebut memerlihatkan WNI dari Wuhan melakukan aktivitas olahraga senam untuk menjaga kondisi tubuh.
Aktivitas tersebut untuk membuat para WNI agar selalu dalam keadaan sehat.
Hal ini yang akan dilakukan selama 14 hari ke depan.
Kepala Biro Humas dan Pelayanan Masyarakat Kementerian Kesehatan (Kemenkes), drg Widyawati mengungkapkan bahwa WNI yang dikarantina akan melakukan aktivitas seperti biasa.