Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Pemulangan WNI Eks ISIS

Mahfud Tegaskan Pemulangan WNI Eks ISIS Belum Ada Perkembangan: Nanti Akan Lapor Presiden Jokowi

Mahfud MD menyebut terkait wacana pemulangan Warga Negara Indonesia (WNI) mantan anggota ISIS belum ada perkembangan.

Mahfud Tegaskan Pemulangan WNI Eks ISIS Belum Ada Perkembangan: Nanti Akan Lapor Presiden Jokowi
Vincentius Jyestha
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD di Kemenkopolhukam, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (5/2/2020). 

TRIBUNNEWS.COM - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyebut, terkait wacana pemulangan Warga Negara Indonesia (WNI) mantan anggota ISIS belum ada perkembangan.

Mahfud menyampaikan pihaknya sudah membuat sejumlah langkah alternatif soal rencana pemulangan WNI eks ISIS.

Kemudian, ia mengatakan langkah alternatif itu akan dilaporkan ke Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

Hal itu disampaikan dalam video yang diunggah kanal YouTube KompasTV.

"Kita sudah membuat alternatif-alternatif yang nanti siang akan dilaporkan ke Presiden," kata Mahfud setelah rapat dengan sejumlah kementerian dan lembaga di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Selasa (11/2/2020).

Menteri Kordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD saat diwawancarai wartawan di Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat. Selasa (28/1/2020). (TRIBUNNEWS/Gita Irawan) *** Local Caption *** Mahfud MD di Kemenko Polhukam
Menteri Kordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD saat ditemui di Kemenko Polhukam (TRIBUNNEWS.COM/Gita Irawan)

Mahfud bersama pihak Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Kementerian Agama (Kemenag), Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), dan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) sudah melakukan rapat koordinasi (rakor).

Hanya saja, Mahfud tidak mau membahasnya lebih rinci soal langkah alternatif yang sudah dibuat.

"Tadi bahas FTF, Foreign Terrorist Fighter. Belum ada perkembangan (dalam pembahasan)," paparnya.

Sementara itu, ia menyatakan soal wacana tersebut pemerintah tak ingin salah langkah dalam mengambil keputusan.

"Pokoknya dibicarakan dulu lah. Sekarang kan jadi perhatian publik kita bicarakan dulu," ujar Mahfud.

Halaman
12
Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Indah Aprilin Cahyani
Editor: Ayu Miftakhul Husna
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas