Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Pemulangan WNI Eks ISIS

Pro Kontra soal Pemulangan WNI Eks ISIS, Jokowi: Masih Dikaji Ulang, Kalau Pendapat Pribadi Tidak

Wacana pemulangan Warga Negara Indonesia(WNI) eks anggota ISIS menjadi sorotan publik, termasuk pemerintah dan warga negara.

Pro Kontra soal Pemulangan WNI Eks ISIS, Jokowi: Masih Dikaji Ulang, Kalau Pendapat Pribadi Tidak
Tangkap Layar akun YouTube KompasTV
Pro Kontra Soal Pemulangan WNI Eks ISIS, Jokowi: Masih Dikaji Ulang, Kalau Pendapat Pribadi Tidak. 

Sementara itu, bagi korban bom teroris, pemulangan WNI eks ISIS dinilai bisa menyebabkan trauma.

Tak terkecuali Ipda Ahmad Nurhadi, korban bom di Surabaya, .

Ia mengaku masih trauma mengenai apa yang sudah terjadi.

“Kalau melihat kejadian di waktu lalu, berat menerima mereka karena rasa trauma masih ada," katanya.

Kini, kondisi Ipda Ahmad Nurhadi mengalami kebutaan permanen.

Ipda Ahmad Nurhadi.
Ipda Ahmad Nurhadi, korban bom di Surabaya.(Tangkap Layar akun YouTube KompasTV)

Selain itu, Novita Sagala, orang tua korban bom Samarinda juga menolak pemulangan WNI eks ISIS.

“Saya menolak ya, karena tidak menutup kemungkinan itu akan terjadi lagi,” kata Novita dilansir dari YouTube Kompas TV, Senin (10/2/2020).

Diberitakan, Menteri Agama Fachrul Razi menyampaikan, sebanyak 600 WNI di Timur Tengah eks ISIS akan dipulangkan ke Tanah Air.

Informasi rencana pemulangan tersebut, diperoleh Fachrul dari Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).

Dua draf terkait pemulangan eks anggota kelompok ISIS

Halaman
123
Penulis: Suci Bangun Dwi Setyaningsih
Editor: Miftah
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas