Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Pemulangan WNI Eks ISIS

Tak Pulangkan WNI Eks ISIS, Pemerintah Siapkan Antisipasi Terduga Teroris Lain Pulang ke Indonesia

Mahfud MD mengatakan, pemerintah mengantisipasi ada warga Indonesia yang menjadi terduga teroris di negara lain pulang.

Tak Pulangkan WNI Eks ISIS, Pemerintah Siapkan Antisipasi Terduga Teroris Lain Pulang ke Indonesia
Tribunnews.com/ Fransiskus Adhiyuda
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD usai menggelar rapat yang di pimpin Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Kompleks Istana Kepresidenan, Bogor, Selasa (11/2/2020). 

TRIBUNNEWS.COM - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD mengungkapkan, tidak mengambil langkah hukum pada WNI eks ISIS yang kini berada di Suriah dan sekitarnya.

Ia mengatakan, para mantan anggota ISIS tersebut sudah meninggalkan Indonesia dengan keinginannya masing-masing.

Bahkan, mereka juga tidak melapor kepada pemerintah terkait keberadaannya.

"Tidak ada (proses hukum), wong mereka pergi dari sini mau diapain? Mereka kan tidak lapor, hanya ditemukan oleh orang luar."

"Yang menemukan CIA, Komite Palang Merah Internasional (ICRC), ini ada orang Indonesia (yang merupakan terduga eks ISIS)," ujar Mahfud MD di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Rabu (12/2/2020), dikutip dari Kompas.com.

Baca: Anak-anak WNI Eks ISIS Berpeluang Dipulangkan, Pengamat: Tak Boleh Dipisahkan dengan Ibunya

Mahfud MD menambahkan, eks ISIS tersebut juga telah membakar paspor yang dimiliki.

Sehingga, pemerintah tidak bisa menempuh jalur lain, apalagi dipulangkan.

"Paspornya sudah dibakar, terus mau diapain? Kalau kamu jadi pemerintah mau diapain kira-kira? Ya dibiarkan saja, tidak bisa dipulangkan," imbuhnya.

Menteri Kordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD
Menteri Kordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD (TRIBUNNEWS.COM/Gita Irawan)

Selanjutnya, untuk mengantisipasi ada warga Indonesia yang menjadi terduga teroris di negara lain, pemerintah sudah menyiapkan langkah-langkahnya.

"Kan bisa terjadi (mereka pulang sendiri). Itu kita sudah antisipasi," kata Mahfud MD di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (12/2/2020), dikutip dari Kompas.com.

Halaman
123
Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Nuryanti
Editor: Sri Juliati
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas