Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Belajar dari Bencana Radiasi Nuklir Cesium 137 Brazil, Satu Tahun Setelah Chernobyl

Zat Cesium (Cs) 137 diketahui telah mencemari Komplek Perumahan Batan Indah Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel), Banten.

Belajar dari Bencana Radiasi Nuklir Cesium 137 Brazil, Satu Tahun Setelah Chernobyl
TribunJakarta.com/Jaisy Rahman Tohir
Area terpapar radiasi nuklir di Perumahan Batan Indah, Kademangan, Setu, Tangerang Selatan (Tangsel), Sabtu (15/2/2020) 

Laporan Wartawan Tribunnews, Fitri Wulandari

TRIBUNNEWS.COM, BRAZIL - Zat Cesium (Cs) 137 diketahui telah mencemari Komplek Perumahan Batan Indah Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel), Banten.

Lembaga Pemerintah Non Kementerian (LPNK) seperti Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) dibantu Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) pun kini membentuk tim gabungan untuk menangani paparan radiasi terkait temuan ini.

Berkaca dari kasus yang baru saja terjadi di kawasan Tangsel itu, ada arsip artikel yang dimiliki media asing, The New York Times yang dipublikasikan pada 11 Oktober 1987.

Artikel ini menunjukkan terjadinya kasus yang mengindikasikan temuan zat Cs 137 di Brazil.

Baca: PT Pegadaian Kanwil IX Jakarta Targetkan Penyaluran Pinjaman Rp 5,5 Triiliun

Dikutip dari laman The New York Times, Minggu (16/2/2020), para ahli dari Amerika Serikat (AS), Uni Soviet dan negara lainnya saat itu bergegas menuju Brazil untuk membantu menangani kecelakaan radiasi yang dianggap paling serius di belahan bumi Barat itu.

Baca: Soal Kasus HAM dan Intoleransi, Jokowi Harus Jawab Harapan Publik

Kerusakan kapsul yang berisi bahan 'sangat radioaktif' yang dikenal sebagai Cesium 137 itu telah memaparkan radiasi pada sedikitnya 24 orang, delapan diantaranya dalam kondisi kritis.

Bahan berbahaya tersebut diketahui mencemari lingkungan pekerja di halaman pabrik kecil besi tua, saat sejumlah pekerja menghancurkan dan membuka wadah timah yang ternyata berisi cesium 137 itu.

Kecelakaan ini terjadi di Goiania Brazil di awal September pada 1987 silam, namun baru dilaporkan kepada aparat setelah keluarga, kerabat serta tetangga di lingkungan itu menunjukkan luka bakar serius dan kondisinya semakin parah.

Baca: Peringatan Dini Cuaca Periode 16-18 Februari 2020: Jabodetabek Hujan Lebat Disertai Angin Kencang

Para Ilmuwan mengatakan, pemerintah Brazil pada awalnya lambat dalam mengetahui dampak dan mengambil langkah penanganan radiasi ini.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Malvyandie Haryadi
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas