Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Radiasi Nuklir

Hujan Lebat, Pengangkutan Sisa Tanah yang Terpapar Radioaktif di Serpong Dihentikan

Kepala Biro Humas dan Kerjasama Batan, Heru Umbara mengatakan hal itu dilakukan untuk menghindari cross contamination atau paparan silang.

Hujan Lebat, Pengangkutan Sisa Tanah yang Terpapar Radioaktif di Serpong Dihentikan
Kompas.com
Tim satuan Teknisi Kimia, Biologi, Radioaktif (KBR) pasukan Gegana Brimob Polri melakukan pengecekan lokasi yang terkontaminasi paparan radioaktif di Perumahan Batan Indah, Serpong, Tangerang Selatan, Sabtu (15/1/2020). Badan Pengawas Tenaga Nuklir meminta warga menjauhi area tanah kosong di Perumahan Batan Indah, samping lapangan voli blok J, seusai menemukan kenaikan nilai paparan radiasi nuklir di area tersebut 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Gita Irawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Badan Teknologi Nuklir Nasional (Batan) menghentikan proses pengangkutan sisa-sisa tanah yang terpapar radioaktif di Perum Batan Indah Serpong Tangerang Selatan pada Minggun (16/2/2020) karena hujan lebat turun sekira pukul 12.30 WIB.

Kepala Biro Humas dan Kerjasama Batan, Heru Umbara mengatakan hal itu dilakukan untuk menghindari cross contamination atau paparan silang.

Baca: Mantan Kepala SKK Migas Rudi Rubiandini Keluar dari Lapas Sukamiskin Hari Ini

Baca: Hadiah Sepatu Branded dari Jordi Onsu untuk Betrand Peto yang Berani Disunat

"Dengan kondisi hujan seperti ini, nanti malah ada namanya cross contamination. Nanti ada yang jalan kaki, kena air, kena tanah, dan lainnya, malah mengganggu," kata Heru di Perum Batan Indah Serpong Tangerang Selatan pada Minggu (16/2/2020).

Akibat hal tersebut target untuk mengangkut sekira 100 drum tanah dari lokasi tidak tercapai.

Baca: Korban Meninggal Akibat Virus Corona Bertambah Jadi 1.665 Orang di China

Meski begitu, hingga sekira pukul 14.00 WIB, petugas telah mengangkut sekurangnya 34 drum tanah terpapar radioaktif ke Pusat Teknologi Limbah Radioaktif (PLTR) batan untuk diperiksa.

Heru mengatakan, kegiatan pengangkutan sisa-sisa tanah terpapar radioaktif akan kembali dilakukan esok hari.

"Jadi karena memang kondisinya seperti ini, kami akan melakukan kegiatan lain untuk mengevaluasi kegiatan ini. Jadi sehabis ini kita rapat lagi bersama, mengevaluasi yang tadi kita kerjakan," kata Heru.

Ikuti kami di
Penulis: Gita Irawan
Editor: Malvyandie Haryadi
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas