Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Komisaris Ancol Geisz Chalifah: PSI Jatuhkan Anies Baswedan karena Sakit Hati Buntut Pilkada Jakarta

Geisz Chalifah menilai kegemaran PSI membully Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan merupakan buntut sakit hati Pilkada DKI Jakarta.

Komisaris Ancol Geisz Chalifah: PSI Jatuhkan Anies Baswedan karena Sakit Hati Buntut Pilkada Jakarta
YouTube/Indonesia Lawyers Club
Aktivis sosial Geisz Chalifah. 

TRIBUNNEW.COM - Komisaris Ancol, Geisz Chalifah menilai kebiasaan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) membully Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan merupakan buntut sakit hati Pilkada DKI Jakarta.

Geisz Chalifah mengaku tidak terima PSI selalu mengolok-olok Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Geisz Chalifah yang juga seorang aktivis tersebut mengatakan PSI setiap hari bekerja mencari-cari kesalahan Anies Baswedan.

"PSI itu setiap hari kerjanya membully Anies. Setiap hari seolah-olah tidak ada masalah lain di republik ini kecuali Jakarta," kata Geisz Chalifah dikutip dari tayangan Indonesia Lawyers Club (ILC) TVOne, pada Rabu (26/2/2020).

Saat itu, politisi PSI Guntur Romli juga hadir di studio tvOne.

Geisz pun menyinggung langsung kepada Guntur Romli soal tujuan PSI yang selalu memberikan kritik negatif terhadap Anies Baswedan.

Ia menilai, kegemaran pihak PSI yang selalu membully Anies Baswedan hanyalah butut dari Pilkada DKI Jakarta.

"Saya ingin bertanya. Ada nggak sih di Jakarta itu Partai Jakarta Raya? Kalau di Aceh ada. Kalau partai lokal Jakarta ada nggak? Nggak ada ya, emang nggak ada ya?" kata Geisz seraya mempetanyakan dengan pihak lain.

Geisz kemudian menyindir lewat Guntur Romli yang mana PSI dinilai masih memendam luka terhadap Anies Baswedan.

"Lain kali Bang, mungkin bisa dibuat temanya, 'Sakit hati Pilkada salahkan demokrasi', bisa begitu Bang. Karena kan ini kan persoalan-persoalan sakit hati Pilkada," ungkap Geisz.

Halaman
1234
Penulis: Nidaul 'Urwatul Wutsqa
Editor: Ifa Nabila
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas