Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Thermal Scanner Tak Efektif Deteksi Orang yang Idap Virus Corona

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona, Achmad Yurianto menngatakan soal upaya penanganan serta upaya meredam penyebaran virus corona.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Sri Juliati
zoom-in Thermal Scanner Tak Efektif Deteksi Orang yang Idap Virus Corona
Indra Gunawan/Tribun Medan
Petugas KKP Bandara Kualanamu melakukan pengawasan dengan mesin Thermal Scanner terhadap penumpang pesawat dari luar negeri yang tiba di Bandara Kualanamu, beberapa waktu lalu. 

Najwa Shihab kemudian menyinggung soal pemeriksaan acak yang dilakukan negara lain untuk mendeteksi virus corona.

"Di beberapa negara bahkan karena gejalanya sangat random diperiksanya secara acak Pak, dan kita belum melakukan itu?" tanya Najwa.

Baca: Gejala Awal Tom Hanks dan Istri yang Positif Virus Corona

Yurianto mengatakan, Indonesia belum menerapkan kebijakan tersebut.

"Kita belum mempunyai kebijakan seperti itu," kata Yurianto.

Najwa lalu menanyakan alasan Indonesia tidak melakukan kebijakan seperti di negara-negara lain dalam mendeteksi virus corona.

"Karena apa?" tanya Najwa Shihab.

Baca: Jenazah WNA Positif Corona Dikremasi di Bali, Dokter: Jangan Panik, Virus Tak Akan Menular

Yurianto mengatakan, pemerintah tidak ingin membuat gaduh dan panik di masyarakat.

Rekomendasi Untuk Anda

"Sekali lagi kita tidak ingin kemudian membuat gaduh, semua orang diperiksa, ini bukan sesuatu yang mudah," kata Yurianto.

Sebelumnya Politikus Partai Gerindra Faldi Zon serta Juru Bicara Kepresidenan Fadjroel Rahman hadir menjadi pembicara dalam talk show Mata Najwa, Rabu (11/3/2020).

Dalam talkshow tersebut mengambil tema 'Gara-gara Corona.'

Fadli pun tampak memberikan kritikan terhadap kritikan soal pencegahan Virus Corona (Covid-19) yang dilakukan Pemerintah Indonesia.

Politisi Partai Gerindra itu mengatakan, Indonesia membuang waktu dua bulan dalam pencegahan virus corona.

"Tetapi sebetulnya banyak waktu terbuang begitu saja selama mungkin dua bulan," kata Fadli Zon yang dikutip dari Mata Najwa.

"Karena kita sibuk dengan upaya untuk menegasikan (menyangkal-Red), tidak mungkin Indonesia ini akan terserang corona," tambah Fadli Zon.

Fadli Zon Anggap Indonesia Buang Waktu 2 Bulan
Di Mata Najwa, Fadli Zon Anggap Indonesia Buang Waktu 2 Bulan dalam Pencegahan Virus Corona: Sibuk Self-Denial

Dalam pernyataannya, Fadli Zon juga menyoroti pernyataan Menteri Kesehatan Terawan Agus.

Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas