Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Martin Manurung: Toba Jangan Sekadar Berubah Nama, Harus Diikuti Perubahan Mental untuk Maju

Presiden telah menandatangani Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 14 Tahun 2020 tentang Perubahan Nama Kabupaten Toba Samosir menjadi Kabupaten Toba.

Martin Manurung: Toba Jangan Sekadar Berubah Nama, Harus Diikuti Perubahan Mental untuk Maju
istimewa
Pemerintah Kabupaten Toba secara resmi juga telah mengumumkan perubahan nama itu di acara Hari Jadi Kabupaten Toba ke-XXI, di Lapangan Sisingamangaraja XII, Balige, Toba, Sabtu (14/3/2020). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Seno Tri Sulistiyono

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo telah menandatangani Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 14 Tahun 2020 tentang Perubahan Nama Kabupaten Toba Samosir menjadi Kabupaten Toba.

Dengan demikian, seluruh instansi dan lembaga di Kabupaten yang ada di Sumut ini juga akan ikut berubah nama.

Pemerintah Kabupaten Toba secara resmi juga telah mengumumkan perubahan nama itu di acara Hari Jadi Kabupaten Toba ke-XXI, di Lapangan Sisingamangaraja XII, Balige, Toba, Sabtu (14/3/2020).

Turut hadir perwakilan dari Kementerian Dalam Negeri, Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Martin Manurung serta Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi.

Baca: Chord Gitar Ingin Hilang Ingatan - Rocket Rockers dari Kunci G Disini Kembali Kau Hadirkan Ingatan

Baca: Persikabo 1973 Naik ke Posisi 10 Klasemen Sementara Usai Kalahkan Persita Tangerang

Martin Manurung dalam sambutannya mengatakan, perubahan nama Kabupaten Toba ini membutuhkan waktu yang cukup lama.

Karenanya, Ia berharap perubahan ini tidak hanya berhenti di nama dan kop surat saja. Namun juga ada perubahan sikap dan mental.

"Perubahan ini juga harus menjadi satu tonggak sejarah, di mana kita juga menjadikan momentuk untuk perubahan sikap dan mental kita agar kita bisa menjadi maju," ujar Anggota DPR RI dari daerah pemilihan Sumut 2 tersebut.

Di depan Gubernur Sumut dan Forkopimda Toba, Martin juga menegaskan bahwa Kabupaten Toba sudah seharusnya kembali menghidupkan nilai-nilai yang baik dalam budaya suku bangsa Batak.

"Tadi kita saksikan budaya Martumba yang berisi pesan agar anak-anak bermain, belajar dan membantu orang tua. Masih banyak lagi nilai-nilai budaya Batak untuk saling tolong menolong, saling membantu, dan lain sebagainya. Ini harus kita kembali hidupkan," kata Martin.

Sebagai tanda telah diubahnya nama Kabupaten Toba, Martin bersama Gubernur Sumut dan Forkopimda melepaskan balon ke udara serta memotong kue bersama, diikuti oleh tokoh-tokoh daerah Toba.

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Seno Tri Sulistiyono
Editor: Malvyandie Haryadi
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas