Tribun

Virus Corona

Ujian Nasional 2020 Ditiadakan, Sekolah Bisa Lakukan Ini untuk Tentukan Kelulusan Siswa

Pemerintah resmi meniadakan ujian nasional (UN) 2020, di tengah merebaknya virus corona.

Penulis: Rina Ayu Panca Rini
Editor: Hasanudin Aco
Ujian Nasional 2020 Ditiadakan, Sekolah Bisa Lakukan Ini untuk Tentukan Kelulusan Siswa
Warta Kota/Alex Suban
Siswa SD Negeri Gunung 01 Pagi mengikuti Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) di sekolahnya, di Jalan Bumi, Jakarta Selatan, Senin (22/4/2019). Para siswa SD, MI, SDTK, dan SPK menghadapi ujian Bahasa Indonesia pada Senin ini, sementara untuk Selasa pelajaran Matematika dan Rabu pelajaran IPA. Warta Kota/Alex Suban 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah resmi meniadakan ujian nasional (UN) 2020, di tengah merebaknya virus corona.

Lantas, bagaimana sekolah menentukan kelulusan para siswanya?

Melalui surat edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nadiem Makarim Nomor 4 Tahun 2020 Tentang Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan Dalam Masa Tanggap Darurat Penyebaran Covid-19, tertanggal 24 Maret 2020 dinyatakan ujian sekolah bisa menjadi penentu kelulusan siswa.

"Ujian Sekolah dapat dilakukan dalam bentuk portofolio nilai rapor dan prestasi yang diperoleh sebelumnya, penugasan, tes daring, dan/atau bentuk asesmen jarak jauh lainnya," kata mantan CEO Gojek ini di Jakarta, Selasa (24/3/2020).

Baca: Nadiem Makarim & Komisi X DPR Sepakat UN Ditiadakan karena Corona, Beri Opsi Ini untuk Gantinya

Ujian Sekolah untuk kelulusan dilaksanakan dengan ketentuan sebagai berikut:

a. Ujian Sekolah untuk kelulusan dalam bentuk tes yang mengumpulkan siswa tidak boleh dilakukan, kecuali yang telah dilaksanakan sebelum terbitnya surat edaran ini;

b. Ujian Sekolah dapat dilakukan dalam bentuk portofolio nilai rapor dan prestasi yang diperoleh sebelumnya, penugasan, tes daring, dan/atau
bentuk asesmen jarak jauh lainnya;

c. Ujian Sekolah dirancang untuk mendorong aktivitas belajar yang bermakna, dan tidak perlu mengukur ketuntasan capaian kurikulum secara menyeluruh;

d. Sekolah yang telah melaksanakan Ujian Sekolah dapat menggunakan nilai Ujian Sekolah untuk menentukan kelulusan siswa. Bagi sekolah yang belum melaksanakan Ujian Sekolah berlaku ketentuan sebagai berikut:

1). Kelulusan Sekolah Dasar (SD)/sederajat ditentukan berdasarkan nilai lima semester terakhir (kelas 4, kelas 5, dan kelas 6 semester gasal). Nilai semester genap kelas 6 dapat digunakan sebagai tambahan niiai kelulusan;

2). Kelulusan Sekolah Menengah Pertama (SMP)/sederajat dan Sekolah Menengah Atas (SMA) / sederajat ditentukan berdasarkan nilai lima semester terakhir. Nilai semester genap kelas 9 dan kelas 12 dapat digunakan sebagai tambahan nilai kelulusan; dan

3). Kelulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) / sederajat ' ditentukan berdasarkan nilai rapor, praktik kerja lapangan, portofolio dan nilai praktik selama lima semester terakhir. Nilai semester genap tahun terakhir dapat digunakan sebagai tambahan nilai kelulusan.

Ikuti kami di
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas