Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Fraksi PAN DPR Sesalkan Masih Ada TKA China Masuk Wilayah RI di Tengah Pandemi Corona

Wakil Ketua Fraksi PAN Saleh Partaonan Daulay sikap pemerintah yang mengizinkan masuknya TKA asal China ke Bintan, Kepulauan Riau saat pandemi corona.

Fraksi PAN DPR Sesalkan Masih Ada TKA China Masuk Wilayah RI di Tengah Pandemi Corona
KOMPAS.COM/KIKI ANDI PATI
Puluhan TKA asal China tiba di Bandara Haluoleo Kendari. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Chaerul Umam

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua Fraksi PAN Saleh Partaonan Daulay sikap pemerintah yang mengizinkan masuknya TKA asal China ke Bintan, Kepulauan Riau di tengah pandemi corona (covid-19).

Pasalnya, pemerintah sebelumnya telah memutuskan untuk menghentikan sementara semua kunjungan dan transit WNA ke Indonesia.

Tidak hanya bekerja, tetapi juga yang hendak berwisata.

"Kita harus berhati-hati. Walaupun katanya telah dilakukan pengecekan suhu badan, bukan berarti semuanya telah aman. Ada banyak kasus yang menunjukkan bahwa pemeriksaan suhu badan tidak serta merta menandakan seseorang tidak terinfeksi. Sebab, masa inkubasi virus ini adalah 14 hari," kata Saleh kepada Tribun, Kamis (2/4/2020).

Dia heran hal yang melatarbelakangi 39 TKA tersebut diperbolehkan masuk.

Apalagi mereka datang dari negara tempat episentrum virus corona pertama kali diketahui.

Baca: Fairuz A Rafiq Terima Kenyataan, Job di Bulan Ramadhannya Batal Karena Virus Corona

Baca: Menkumham Yasonna Laoly: Kedatangan 49 TKA China di Kendari Negatif Corona dan Tak Langgar UU

Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PAN, Saleh Partaonan Daulay dalam tayangan YouTube Indonesia Lawyers Club, Selasa (3/3/2020).
Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PAN, Saleh Partaonan Daulay dalam tayangan YouTube Indonesia Lawyers Club, Selasa (3/3/2020). (YouTube Indonesia Lawyers Club)

Ia menduga ada perlakuan dan keistimewaan yang diberikan kepada mereka.

"Perlu ditanyakan kepada kementerian luar negeri, kementerian tenaga kerja, atau pihak imigrasi. Merekalah seharusnya yang paling mengetahui persoalan ini," katanya.

Berkenaan dengan telah masuknya mereka ke Indonesia, Saleh mendorong agar pemerintah dapat melakukan pemantauan dan pemeriksaan lebih ketat.

Halaman
12
Penulis: chaerul umam
Editor: Anita K Wardhani
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas