Kondisi Jakarta Jadi Alasan Wawali Dedie Ajukan PSBB di Bogor: DKI Positif Covid-19 Lebih dari 1000
Kondisi Wabah Corona di Jakarta jadi alasan Dedie mengajukan PSBB di Bogor kepada Menkes Terawan Agus Putranto
Editor: Rekarinta Vintoko
TRIBUNNEWS.COM - Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim menyambut baik langkah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Ibu Kota.
Seperti yang diketahui, Anies akan memberlakukan PSBB di Jakarta mulai Jumat (10/4/2020), hingga 14 hari ke depan.
Menyusul langkah Jakarta, Dedie juga telah mengusulkan kepada Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto untuk menerapkan PSBB di Bogor.
Dikutip dari YouTube Official iNews, Selasa (7/4/2020), awalnya Dedie menjelaskan bagaimana persiapan Bogor dalam mengambil PSBB, dan dampak ekonomi terhadap wilayahnya.
Dedie mengatakan dampak ekonomi di Bogor sudah terlanjur terjadi.
Ia bahkan mengatakan pada praktiknya di lapangan, Bogor sudah menerapkan PSBB.
"Sebelum penerapan PSBB ada 30 hotel di Bogor sudah ditutup, ada enam mal besar sudah tutup," kata Dedie.
"Kemudian dunia usaha juga sudah hampir turun 70 sampai 80 persen, artinya selama dua minggu terakhir kita sudah melaksanakan PSBB."
"Hanya memang aturan hukumnya belum terlalu ketat, dengan adanya PSBB yang kita ajukan nanti, kita juga bisa melakukan penyekatan-penyekatan atau pembuatan check point apabila ada warga atau lintasan warga dari daerah lain yang masuk ke wilayah satu dengan yang lain," paparnya.
Dedie mengatakan PSBB harus segera dilakukan karena Kota Bogor memilki interaksi yang tinggi dengan wilayah Jakarta yang jadi pusat penyebaran Virus Corona (Covid-19).